Periskop.id – Timnas Indonesia dipastikan tampil tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026. Meski kehilangan tiga pemain, Garuda tetap diunggulkan berkat modal kemenangan besar pada pertandingan pembuka dan rekor sempurna atas calon lawannya.

Pertandingan Timor Leste melawan Indonesia dijadwalkan berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) pukul 17.00 WIB. Pelatih John Herdman membawa 23 dari 26 pemain yang didaftarkan untuk melakoni pertandingan tersebut.

Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji telah mengonfirmasi absennya ketiga pemain. Marselino dan Ragnar tidak ikut dalam rombongan yang bertolak ke Thailand, sedangkan Justin belum bergabung dengan skuad sejak awal turnamen.

Marselino dan Ragnar Masih dalam Pemulihan

Marselino dan Ragnar sebelumnya juga melewatkan pertandingan pertama ketika Indonesia menundukkan Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7). Keduanya hanya menyaksikan pertandingan dari bangku VIP bersama kiper Muhammad Riyandi yang tidak masuk daftar susunan pemain.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, kedua pemain masih menjalani proses pemulihan dan diharapkan dapat segera kembali memperkuat tim.

"Mudah-mudahan ya kembali di performa berikutnya bisa lebih baik dan mudah-mudahan tim juga tidak ada cedera, karena saya tahu ada beberapa yang masih recovery seperti Marselino, Ragnar, ya kita lihat," kata Ketum PSSI Erick Thohir soal kondisi Marselino dan Ragnar setelah laga melawan Kamboja pada Senin lalu.

Apabila kondisi keduanya membaik, Marselino dan Ragnar berpeluang tersedia ketika Indonesia menjamu juara bertahan Vietnam di Stadion Pakansari, Senin (3/8) pukul 20.30 WIB. Namun, PSSI belum memberikan kepastian mengenai waktu kepulangan mereka ke lapangan.

Justin Hubner Belum Dilepas Klub

Sementara itu, Justin belum bergabung karena tidak mendapat izin dari klubnya, Fortuna Sittard. Piala AFF tidak termasuk kalender pertandingan FIFA sehingga proses pelepasan pemain yang berkarier di klub luar negeri menjadi lebih sulit.

Erick menyatakan peluang Justin menyusul skuad belum sepenuhnya tertutup, meski kepastiannya tetap bergantung pada keputusan klub.

"Kalau yang di Eropa tidak mudah ya mestinya ya. Tapi saya tidak tahu kan market transaksi masih belum ditutup, ya kita lihat saja," kata Erick.

Dengan hanya membawa 23 pemain, Herdman tetap menyertakan tiga penjaga gawang, yakni Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Muhammad Riyandi. Pelatih asal Inggris itu masih memiliki sejumlah pilihan untuk merotasi pemain setelah pertandingan pertama.

Indonesia Bermodal Kemenangan 5-1

Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja. Mitchell Baker menjadi sorotan setelah mencetak tiga gol dalam debutnya bersama tim senior, sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven.

Baker tercatat sebagai pemain Indonesia pertama sejak Bambang Pamungkas pada 2002 yang mampu membuat trigol dalam satu pertandingan di turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara tersebut. Herdman menilai penampilan pemain berusia 19 tahun itu tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh tim. Kemenangan itu menempatkan Indonesia di posisi ketiga Grup A dengan tiga poin. Garuda berada di bawah Singapura yang telah mengoleksi enam poin dan Vietnam yang juga memiliki tiga poin dari satu pertandingan.

Garuda Selalu Menang atas Timor Leste

Di atas kertas, Indonesia memiliki catatan dominan atas Timor Leste. Kedua negara telah bertemu enam kali sejak 2010 dan seluruh pertandingan berakhir dengan kemenangan Garuda. Indonesia mencetak total 21 gol serta hanya dua kali kebobolan.

Satu-satunya pertemuan mereka di Piala AFF berlangsung pada 2018, saat Indonesia menang 3-1. Pertemuan terakhir terjadi dalam laga persahabatan pada 30 Januari 2022 dengan kemenangan Indonesia 3-0 melalui gol Terens Puhiri, Ramai Rumakiek, dan Ricky Kambuaya.

Timor Leste juga belum memperoleh poin dalam dua pertandingan awal Grup A. Mereka kalah 0-7 dari Vietnam dan 0-2 dari Singapura, sehingga telah kemasukan sembilan gol tanpa mencetak satu gol pun.

Meski memiliki statistik lebih baik, Indonesia tetap perlu menjaga konsentrasi. Kemenangan atas Timor Leste dibutuhkan untuk memperkuat posisi di persaingan dua tiket semifinal sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura pada dua laga terakhir fase grup.