Periskop.id – Timnas Indonesia meraih kemenangan kedua di Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah menundukkan Timor Leste 3-0 di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026).
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Indonesia gagal mencetak gol selama lebih dari 70 menit meski Timor Leste bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-21. Kebuntuan akhirnya dipecahkan Shayne Pattynama pada menit ke-74, sebelum Thom Haye dan Mitchell Baker menambah dua gol dalam rentang tujuh menit.
Herdman Rombak Lini Belakang
Pelatih John Herdman melakukan enam perubahan dari susunan pemain yang mengalahkan Kamboja 5-1. Cahya Supriadi menggantikan Nadeo Argawinata di bawah mistar, sedangkan Jordi Amat, Wahyu Prasetyo, Brian Fatari, dan Tim Geypens membentuk komposisi baru di lini belakang.
Jordi dipercaya menjadi kapten. Sementara itu, Marc Klok, Ivar Jenner, Thom Haye, Eliano Reijnders, Rayhan Hannan, dan Mitchell Baker tetap menjadi fondasi permainan Indonesia. Baker kembali dipasang sebagai ujung tombak setelah mencetak trigol ke gawang Kamboja.
Rotasi besar membuat aliran permainan Indonesia belum langsung cair. Garuda lebih banyak menguasai bola, tetapi Timor Leste bertahan rapat dan disiplin di sekitar kotak penalti.
Sepakan Rayhan Hannan Membentur Tiang
Peluang berbahaya pertama Indonesia lahir pada menit keenam. Tembakan Ivar Jenner masih dapat ditepis kiper Dylan Jose. Bola muntah kemudian disambar Rayhan Hannan, tetapi hanya mengenai tiang gawang.
Indonesia terus mencoba mengalirkan bola melalui kedua sisi lapangan. Namun, umpan silang dan kombinasi di area pertahanan lawan berulang kali dipatahkan barisan belakang Timor Leste.
Situasi pertandingan berubah pada menit ke-21. Jackson Pereira menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Thom Haye sehingga Timor Leste harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain ternyata belum langsung memudahkan Garuda. Timor Leste semakin menumpuk pemain di belakang, sedangkan Indonesia kesulitan menemukan ruang di antara lini pertahanan lawan.
Thom Haye sempat melepaskan tembakan keras pada menit ke-33. Akan tetapi, bola membentur pemain Timor Leste dan gagal menuju gawang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Shayne Pattynama Pecahkan Kebuntuan
Indonesia meningkatkan tekanan setelah turun minum. Herdman memasukkan sejumlah pemain dengan karakter lebih menyerang, termasuk Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Ragnar Oratmangoen.
Perubahan tersebut baru membuahkan hasil pada menit ke-74. Dony bergerak dari sisi lapangan dan mengirimkan umpan tarik yang diselesaikan Shayne untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Gol itu menjadi titik balik setelah Garuda frustrasi menghadapi pertahanan rendah Timor Leste.
Empat menit berselang, Indonesia menggandakan keunggulan. Thom Haye melepaskan tendangan bebas yang gagal dihentikan Dylan Jose. Gol tersebut melengkapi kontribusinya setelah membuat tiga assist dalam kemenangan atas Kamboja pada pertandingan pertama.
Indonesia belum berhenti. Pada menit ke-81, Ragnar mengirimkan umpan yang dimanfaatkan Mitchell Baker untuk menghasilkan gol ketiga. Baker kini mengoleksi empat gol dari dua pertandingan dan memimpin daftar pencetak gol Indonesia di turnamen.
Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang.
Momen Penting Timor Leste vs Indonesia
- Menit 6: Tembakan Ivar Jenner ditepis, bola rebound Rayhan Hannan mengenai tiang.
- Menit 21: Jackson Pereira menerima kartu kuning kedua. Timor Leste bermain dengan 10 orang.
- Menit 33: Tembakan keras Thom Haye diblok pertahanan Timor Leste.
- Babak pertama: Indonesia ditahan tanpa gol meski unggul jumlah pemain.
- Menit 74: Shayne Pattynama membuka skor melalui umpan tarik Dony Tri Pamungkas.
- Menit 78: Thom Haye menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas.
- Menit 81: Mitchell Baker mencetak gol keempatnya di turnamen setelah menerima umpan Ragnar Oratmangoen.
- Penuh waktu: Timor Leste 0-3 Indonesia.
Kabar Ragnar Berubah Menjelang Pertandingan
Kontribusi Ragnar menjadi salah satu cerita menarik menjelang laga. Sehari sebelumnya, pemain Persib Bandung itu diberitakan tidak ikut dalam rombongan awal yang berangkat menuju Thailand karena masih menjalani pemulihan.
Namun, pembaruan pada hari pertandingan menyebut Ragnar akhirnya masuk daftar pemain Indonesia. Ia kemudian hadir dari bangku cadangan dan ikut membangun gol ketiga Garuda.
Marselino Ferdinan dan Justin Hubner tetap tidak dimainkan. Justin belum dilepas Fortuna Sittard karena ASEAN Hyundai Cup tidak berada dalam kalender pertandingan FIFA.
Peringatan Herdman Terbukti
Sebelum pertandingan, Herdman telah mengingatkan anak asuhnya bahwa Timor Leste tidak boleh diremehkan meski selalu kalah dalam dua pertandingan sebelumnya.
"Saya pikir setiap pertandingan itu berbeda. Timor Leste berkembang sepanjang turnamen. Saya pikir performa mereka di pertandingan terakhir sangat kuat. Mereka mulai memahami tempo dan ritme turnamen ini. Jadi saya memperkirakan tim yang meningkat," kata Herdman.
"Ketika Anda bermain dua pertandingan bersama, di pertandingan ketiga Anda lebih memahami taktik, Anda lebih memahami rekan setim Anda. Jadi kita tidak bisa meremehkan Timor Leste," tambah dia.
Peringatan itu terbukti melalui kesulitan Indonesia sepanjang babak pertama. Timor Leste mampu bertahan hingga menit ke-73, sebelum akhirnya kehilangan konsentrasi dan kebobolan tiga gol secara beruntun.
Herdman sebelumnya juga menegaskan, target utama Indonesia bukan mengejar kemenangan dengan skor sebesar mungkin, melainkan mengamankan hasil. "Ini bukan tentang mencetak gol (banyak), ini tentang tiga poin. Ini adalah turnamen sepak bola. Saya fokus pada kami, Anda tahu, menjadi versi terbaik dari diri kami dan versi yang lebih baik dari pertandingan terakhir," ucap Herdman.
"Jadi itulah yang akan saya sampaikan kepada para pemain saya. Kami harus tumbuh sepanjang turnamen, setiap pertandingan kami menemukan cara untuk berkembang," lanjutnya.
Thom Haye juga telah menyampaikan keyakinannya setelah tampil dominan dalam pertandingan pertama. "Awal yang solid dan performa tim yang hebat. Siap untuk lebih banyak lagi," tulis Thom Haye melalui akun Instagram pribadinya.
Indonesia Sementara Puncaki Grup A
Tambahan tiga poin membuat Indonesia sementara memimpin Grup A dengan enam poin dan selisih gol plus tujuh. Garuda unggul selisih gol atas Singapura yang juga mengoleksi enam poin, sementara Vietnam baru memainkan satu pertandingan ketika laga Indonesia berakhir.
Kemenangan ini juga memperpanjang dominasi Indonesia atas Timor Leste. Sebelum pertandingan, Garuda memenangi enam pertemuan dengan catatan 21 gol dan hanya dua kali kebobolan. Hasil terbaru membuat Indonesia mengoleksi tujuh kemenangan beruntun dengan agregat 24-2.
Indonesia selanjutnya menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB. Laga tersebut berpotensi menjadi penentu dalam perebutan posisi teratas Grup A.
Tinggalkan Komentar
Komentar