Periskop.id - Kapten tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho mengakui performa buruknya saat menghadapi Vietnam. Kekalahan tersebut diwarnai sejumlah kesalahan fatal di lini pertahanan.
Pemain Persija Jakarta ini menyebut blunder yang dilakukannya berujung pada gol lawan. Menurutnya, skema permainan tim belum berjalan maksimal sesuai arahan pelatih.
"Saya sadar juga di hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan," kata Rizky Ridho dalam konferensi pers usai laga di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8).
Ia menilai lawan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan setiap celah. Evaluasi menyeluruh pun dinilainya krusial agar kesalahan serupa tidak terulang.
"(Kesalahan seperti) itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini," katanya.
Ridho menegaskan komitmen seluruh elemen tim sangat dibutuhkan dalam situasi sulit ini. Dukungan penggemar disebutnya menjadi kunci untuk menjaga kekompakan skuad.
Kebersamaan tim dinilainya tidak hanya dibangun saat meraih kemenangan semata. Ia meminta dukungan publik agar Indonesia bisa meraih poin penuh di pertandingan berikutnya.
"Kita punya satu pertandingan di Singapura, mari doakan kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," tutup Ridho.
Kekalahan 0-3 ini menjadi hasil negatif pertama bagi skuad Garuda di Piala AFF 2026. Sebelumnya, Indonesia sukses mengemas dua kemenangan beruntun atas Kamboja 5-1 dan Singapura 3-0.
Tim asuhan pelatih John Herdman kini menyisakan laga penentu di fase grup. Indonesia dijadwalkan bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus mendatang demi mengamankan tiket ke babak semifinal.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar