Periskop.id - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, John Herdman, mengakui keunggulan taktik timnas Vietnam. Pengakuan tersebut disampaikannya setelah Skuad Garuda harus menelan kekalahan dalam laga lanjutan Grup A Piala AFF.

Ia menilai penampilan anak asuhnya belum mencapai performa maksimal sepanjang pertandingan. Menurutnya, strategi yang diterapkan oleh tim lawan terbukti lebih efektif di lapangan.

"Saya rasa kita harus mengakui performa kita tidak cukup bagus. Secara taktik, mereka (timnas Vietnam) lebih baik," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8).

Ia menjelaskan bahwa permainan solid Vietnam membuat lawan layak mengamankan tiga poin penuh. Menurut penilaiannya, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk membenahi kekurangan tim.

Juru taktik asal Inggris itu menegaskan bahwa fokus tim harus segera dialihkan ke pertandingan berikutnya. Ia menyoroti jadwal padat yang menuntut perbaikan performa dalam waktu singkat.

"Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan cepat dalam pekerjaan ini, sangat cepat. Kita memiliki pertandingan yang datang dengan sangat cepat menuju Singapura," tuturnya.

Ia tidak menampik bahwa seluruh anggota tim merasa kecewa dan marah atas hasil minor tersebut. Meski begitu, menurutnya para pemain diinstruksikan untuk segera bangkit dan menjaga konsentrasi.

Ia menambahkan, peluang Timnas Indonesia di turnamen ini masih terbuka lebar bagi seluruh pemain dan pendukung. Oleh karena itu, ia memastikan Skuad Garuda mengusung misi wajib menang pada laga mendatang.

Selain memberikan evaluasi teknis, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Skuad Garuda. Menurutnya, apresiasi layak diberikan atas loyalitas suporter yang terus memberikan dorongan semangat sepanjang laga.

"Mereka bersama kita sampai akhir. Kita akan kembali, kita harus kembali. Satu pertandingan lagi yang harus dijalani," pungkas Herdman.

Hasil minus ini dialami Indonesia setelah menyerah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga fase grup. Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia setelah sebelumnya mengantongi dua kemenangan beruntun atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0).

Kekalahan ini sekaligus menjadi catatan penting bagi tim asuhan John Herdman sebelum bertolak menghadapi Singapura pada 7 Agustus mendatang.