Lima Pemain Muslim Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026, dari Yamal hingga Mané
Lima pesepak bola Muslim masuk nominasi Ballon d'Or 2026, dari Lamine Yamal hingga Sadio Mané. Simak performa dan pencapaian mereka musim ini

Periskop.id - Persaingan Ballon d'Or 2026 tidak hanya mempertemukan pemain-pemain terbaik dunia, tetapi juga menghadirkan sejumlah pesepak bola yang diketahui sebagai Muslim melalui pernyataan pribadi maupun laporan publik mengenai kehidupan keagamaan mereka.
Dari 30 nama dalam daftar resmi Ballon d'Or putra 2026, sedikitnya lima pemain yang dikenal berlatar belakang Muslim adalah Lamine Yamal, Achraf Hakimi, Sadio Mané, Ousmane Dembélé, dan William Saliba. Kelimanya datang dari generasi, posisi, dan negara berbeda, mulai dari wonderkid Barcelona hingga Mané yang kini memperkuat Al-Nassr.
Daftar nominasi diumumkan pada 8 September. Pemenang akan ditentukan dalam seremoni Ballon d'Or ke-70 di London Palladium, Inggris, pada 26 Oktober 2026. Ini menjadi pertama kalinya seremoni penghargaan tersebut digelar di London.
Berikut lima nama tersebut dan catatan performanya sepanjang periode penilaian Ballon d'Or 2026.
1. Lamine Yamal
Lamine Yamal kembali masuk dalam persaingan setelah menempati posisi kedua Ballon d'Or 2025. Pemain Barcelona berusia 19 tahun itu juga menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mendapat lebih dari satu nominasi tahun ini, yakni Ballon d'Or putra dan Young Talent of the Year.
Data resmi Ballon d'Or mencatat Yamal tampil dalam 57 pertandingan dengan 25 gol dan 20 assist pada periode 2025/2026. Ia memenangkan LaLiga, Piala Super Spanyol, serta membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Identitas Muslim Yamal telah ia sampaikan secara terbuka. Dalam wawancara dengan El País pada April lalu, ia mengatakan, “Yo soy musulmán, Alhamdulillah,” ketika menanggapi nyanyian bernuansa Islamofobia dalam pertandingan Spanyol melawan Mesir.
Yamal juga tetap menjalani puasa Ramadan ketika menjalani kompetisi bersama Barcelona. Pada Februari 2026, ia menjelaskan rutinitas sahur dan penyesuaian hidrasi yang dilakukannya untuk tetap bisa berlatih dan bermain selama berpuasa.
Di level internasional, ia mencatat sejarah sebagai pemain berusia di bawah 20 tahun pertama yang telah memenangkan Euro dan Piala Dunia pada era modern. Di Piala Dunia 2026, Yamal juga mencatat jumlah dribel sukses terbanyak turnamen dengan 35 kali.
2. Achraf Hakimi
Bek kanan Paris Saint-Germain Achraf Hakimi menjadi salah satu pemain bertahan yang masuk daftar 30 kandidat. Ballon d'Or mencatat pemain Timnas Maroko itu tampil 49 kali dengan torehan empat gol dan 17 assist.
Hakimi menjalani musim penuh gelar bersama PSG dengan memenangkan Liga Champions, Ligue 1, serta Piala Super Eropa. Gelar Piala Afrika yang dicantumkan dalam profil resminya masih diberi catatan menunggu keputusan Court of Arbitration for Sport (CAS).
Pemain kelahiran Madrid tersebut juga secara terbuka berbicara mengenai keyakinannya. Dalam wawancara yang dikutip Al Jazeera dari L'Équipe, Hakimi menyebut budaya Maroko sebagai bagian penting dalam hidupnya dan menyatakan dirinya seorang Muslim yang taat.
“Budaya saya adalah Maroko. Di rumah, kami berbicara dan makan Maroko dan saya adalah seorang Muslim yang taat,” kata Hakimi dalam wawancara tersebut.
Hakimi sebelumnya menempati posisi keenam Ballon d'Or 2025. Kehadirannya kembali dalam daftar tahun ini menegaskan perannya sebagai salah satu bek dengan kontribusi ofensif paling menonjol di level elite.
3. Sadio Mané
Nama Sadio Mané kembali muncul dalam nominasi Ballon d'Or setelah tampil bersama Al-Nassr dan Timnas Senegal. Ini merupakan nominasi kelimanya sepanjang karier setelah sebelumnya pernah finis kedua pada 2022 di belakang Karim Benzema.
Ballon d'Or mencatat Mané memainkan 55 pertandingan, mencetak 24 gol dan menghasilkan 13 assist sepanjang periode penilaian. Pemain berusia 34 tahun itu juga meraih gelar Saudi Pro League.
Mané termasuk pemain yang sangat terbuka mengenai keyakinannya. Dalam film dokumenter Made in Senegal, ia menjelaskan bahwa agama menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
"Tentu saja aku seorang muslim. Iman adalah hal yang sangat aku yakini. Aku pria yang mencoba berdoa lima kali dalam sehari setiap hari," kata Mané.
Selain prestasi di lapangan, pemain kelahiran Bambali tersebut dikenal melalui berbagai kegiatan sosial. Situs resmi Ballon d'Or mencatat Mané membiayai pembangunan sekolah menengah serta rumah sakit di kampung halamannya di Senegal.
4. Ousmane Dembélé
Juara bertahan Ousmane Dembélé kembali masuk nominasi setelah merebut Ballon d'Or 2025.
Penyerang Timnas Prancis itu mencatat 51 penampilan, 26 gol dan 14 assist dalam data resmi Ballon d'Or. Dembélé ikut membawa PSG kembali memenangkan Liga Champions, selain meraih Ligue 1, Piala Super Prancis, Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental.
PSG mencatat keberhasilan mempertahankan Liga Champions pada 2026 setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti di final. Dembélé mencetak penalti yang membawa pertandingan menuju adu penalti sebelum PSG menang 4-3.
Dembélé juga dikenal menjalankan ajaran Islam dan berpuasa saat Ramadan. Sejumlah laporan mengenai pemain Muslim di sepak bola Eropa memasukkannya sebagai salah satu pemain yang menjalankan puasa selama kompetisi, sementara media Indonesia juga telah lama melaporkannya sebagai pesepak bola Muslim.
Pada 2025, Dembélé menjadi salah satu pemain Muslim yang berhasil memenangkan Ballon d'Or. Setahun kemudian, ia kembali bersaing dengan nama-nama seperti Yamal, Kylian Mbappé, Harry Kane, Erling Haaland, dan Lionel Messi.
5. William Saliba
Dari Premier League, William Saliba kembali masuk nominasi berkat penampilannya bersama Arsenal. Bek Timnas Prancis itu tampil dalam 60 pertandingan dengan satu gol dan satu assist, serta menjadi bagian dari skuad Arsenal yang menjuarai Premier League 2025/2026. Ini bukan nominasi pertamanya karena Saliba sebelumnya juga pernah masuk daftar Ballon d'Or pada 2024.
Dibanding empat nama sebelumnya, Saliba jauh lebih tertutup dalam membicarakan kehidupan pribadinya, termasuk soal agama. Komunitas independen Arsenal Muslims memasukkannya sebagai pemain Muslim Arsenal dan mencatat keterlibatannya dalam ibadah Ramadan di komunitas Muslim setempat. Namun, pernyataan langsung Saliba mengenai keyakinannya relatif jarang ditemukan di media arus utama.
Arsenal sendiri memiliki program khusus untuk mengakomodasi pemain Muslim selama Ramadan. Klub menyediakan ruang ibadah multikeyakinan di Emirates Stadium dan melakukan penyesuaian aspek latihan serta nutrisi bagi pemain yang berpuasa.
Ballon d'Or 2026 Digelar di London
Ballon d'Or 2026 akan menjadi edisi ke-70 sejak penghargaan tersebut pertama kali diberikan kepada Stanley Matthews pada 1956. France Football menyelenggarakannya bersama UEFA sejak 2024.
Penilaian tahun ini mencakup performa sepanjang musim 2025/2026, termasuk kompetisi klub dan Piala Dunia 2026. Sebanyak 100 jurnalis dari 100 negara teratas dalam ranking FIFA menjadi bagian dari pemungutan suara untuk kategori putra.
Selain lima nama di atas, daftar 30 kandidat juga dihuni Kylian Mbappé, Harry Kane, Lionel Messi, Erling Haaland, Vinícius Júnior, Jude Bellingham, Rodri, Vitinha, hingga pemain-pemain PSG lainnya.
Kehadiran Yamal, Hakimi, Mané, Dembélé, dan Saliba memperlihatkan beragam latar belakang pemain yang bersaing pada penghargaan individual terbesar sepak bola tersebut. Dari kelimanya, Dembélé menjadi satu-satunya yang sudah pernah mengangkat Ballon d'Or, sementara Yamal kembali mencoba memperbaiki capaian setelah finis kedua pada 2025.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Federation Internationale de Football Association (FIFA), Lamine Yamal, dan Ballon d'Or dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.