Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Kontrak Masih Dinegosiasikan
Indonesia disetujui menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir menyebut kontrak dengan FIFA masih dinegosiasikan jelang turnamen September 2026

Periskop.id - Indonesia semakin dekat menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA telah memberikan persetujuan kepada Indonesia untuk menggelar Premier Division turnamen tersebut, sementara pemerintah masih menyelesaikan sejumlah detail dalam kontrak penyelenggaraan atau host contract.
Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, proses yang tersisa saat ini berkaitan dengan sinkronisasi sejumlah ketentuan penyelenggaraan bersama FIFA.
Pemerintah sebelumnya juga telah mengirimkan jaminan resmi Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk dukungan terhadap Indonesia sebagai tuan rumah. Pada Juni 2026, Erick memang menyebut dukungan pemerintah mencakup koordinasi lintas kementerian, mulai dari perpajakan, kesehatan, keamanan, transportasi hingga imigrasi.
"FIFA sudah menyetujui kita sebagai tuan rumah dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya," kata Erick seusai rapat koordinasi lintas institusi mengenai FIFA ASEAN Cup di Jakarta, Senin (10/8).
Menurut Erick, substansi kontrak tidak jauh berbeda dengan ketentuan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023. Namun, masih terdapat beberapa poin yang perlu diselaraskan sebelum kesepakatan penyelenggaraan benar-benar dituntaskan.
"Jadi tidak banyak berbeda. Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu, ya," ucapnya.
Proses negosiasi tersebut sebenarnya telah berlangsung setidaknya sejak akhir Juli. Dalam pemberitaan pada 31 Juli 2026, Erick juga menyampaikan bahwa lokasi pertandingan dan sejumlah aspek teknis belum dapat diumumkan sebelum host agreement mendapat persetujuan final FIFA. Ia turut menyebut penyelenggaraan berada di bawah kendali FIFA, termasuk sejumlah aspek operasional dan komersial.
FIFA ASEAN Cup Jadi Turnamen Baru FIFA di Asia Tenggara
Sekadar informasi, FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang diluncurkan FIFA bersama ASEAN setelah kedua pihak memperbarui nota kesepahaman dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada Oktober 2025. FIFA menyebut turnamen tersebut dirancang mengikuti jejak FIFA Arab Cup sekaligus mendorong perkembangan sepak bola tim nasional di kawasan Asia Tenggara.
Regulasi untuk edisi pertama FIFA ASEAN Cup kemudian disahkan Biro Dewan FIFA pada 24 Juni 2026. FIFA memastikan turnamen perdana digelar pada jendela pertandingan internasional September-Oktober 2026 dan seluruh asosiasi sepak bola ASEAN mendapatkan tempat dalam kompetisi.
"Apalagi FIFA ASEAN ini merupakan tadi, brand FIFA, ya. Bukan brand kami, PSSI, ataupun negara. Ini benar-benar program FIFA," kata Erick.
Format yang diumumkan untuk edisi perdana membagi kompetisi menjadi dua tingkat. Premier Division akan berlangsung di Indonesia, sedangkan Challenge Division diselenggarakan di Hong Kong. Secara keseluruhan turnamen melibatkan 14 tim, termasuk tiga tim undangan dari luar Asia Tenggara.
Jadwal yang dipublikasikan Football Association of Singapore (FAS) dan All India Football Federation (AIFF) menyebut FIFA ASEAN Cup berlangsung 24 September hingga 3 Oktober 2026. Jadwal tersebut sedikit berbeda dengan informasi sebelumnya yang menyebut turnamen dimulai 23 September.
Indonesia Satu Grup dengan Malaysia, Singapura, dan India
Hasil pengundian menempatkan Timnas Indonesia di Grup A Premier Division bersama Malaysia, Singapura, dan India. Grup B ditempati Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Sementara itu, Challenge Division terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam di Grup A serta Kamboja, Laos, dan Timor-Leste di Grup B.
Format kompetisinya berbeda dari ASEAN Championship yang biasa digelar AFF. Di FIFA ASEAN Cup, juara masing-masing grup langsung bertemu di partai final sehingga tidak terdapat babak semifinal. Dengan sistem tersebut, setiap pertandingan fase grup menjadi krusial karena hanya posisi teratas yang membuka jalan menuju perebutan gelar.
Nilai komersial turnamen juga cukup besar. The Straits Times melaporkan juara Premier Division akan menerima hadiah US$1 juta. Erick sebelumnya juga mengungkapkan adanya match fee bagi peserta serta dukungan FIFA untuk kebutuhan seperti akomodasi dan transportasi selama turnamen.
India Tetap Berencana Tampil meski Hadapi Brasil
Salah satu perkembangan yang sempat menimbulkan tanda tanya adalah keikutsertaan India. Tim tersebut dijadwalkan menghadapi Brasil dalam laga persahabatan di Kolkata pada 3 Oktober 2026, tepat pada periode FIFA ASEAN Cup. AIFF secara resmi mengumumkan laga melawan juara dunia lima kali itu pada akhir Juli.
Namun, dalam rapat Komite Eksekutif pada 6 Agustus, AIFF memutuskan tetap menargetkan partisipasi dalam kedua agenda. Federasi India berencana menyiapkan skuad terpisah untuk pertandingan melawan Brasil dan FIFA ASEAN Cup serta akan menyampaikan rencana tersebut secara resmi kepada FIFA. Dengan demikian, India sejauh ini masih tercatat sebagai calon lawan Indonesia di Grup A.
Bagi Indonesia, status tuan rumah menjadi kelanjutan dari pengalaman menyelenggarakan sejumlah agenda FIFA. Pada 2023, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, sedangkan pada Maret 2026 Jakarta juga menjadi salah satu lokasi FIFA Series. FIFA memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan FIFA Series tersebut.
Pemerintah kini tinggal menuntaskan negosiasi kontrak dengan FIFA sebelum rincian teknis penyelenggaraan, termasuk stadion dan operasional pertandingan, dapat diumumkan secara resmi. Erick memastikan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap turnamen tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam penyelenggaraan ajang olahraga internasional.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai FIFA ASEAN Cup 2026, dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.