Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) adalah kementerian yang mengurus kebijakan kependudukan, keluarga berencana, dan ketahanan keluarga, dibentuk pada Oktober 2024 dengan BKKBN sebagai tulang punggungnya. Kementerian ini dipimpin Menteri Wihaji.
Programnya mencakup pendampingan keluarga berisiko stunting, layanan kontrasepsi, pengasuhan anak, penyiapan bonus demografi dan penuaan penduduk, serta pendataan keluarga sebagai basis bantuan sosial.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang Kemendukbangga, dari kebijakan kependudukan dan keluarga berencana, program stunting, data keluarga, hingga pernyataan menterinya. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
Wihaji Dorong Perluasan Peluang Kerja Lulusan SLB
Wihaji mendorong pengusaha membuka lebih banyak lowongan bagi lulusan SLB, satu mitra usaha disebut sudah mempekerjakan lebih dari 200 pekerja disabilitas.
Baca selengkapnya →
Mendukbangga Ingatkan 25% Anak Indonesia Mengalami Fatherless
Menteri Wihaji mengajak para ayah lebih aktif berinteraksi dengan anak di tengah fenomena fatherless yang menyentuh 25% anak Indonesia.
Baca selengkapnya →
Kemendukbangga Rancang Kartu Lansia untuk Ringankan Beban Populasi Tua
Kartu Lansia bertujuan memudahkan lansia mengakses berbagai program publik, termasuk mendapatkan diskon transportasi umum
Baca selengkapnya →
BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi Daycare Bermasalah
Aduan tersebut bisa disampaikan melalui tim pendamping keluarga (TPK) di daerah-daerah
Baca selengkapnya →
SPPG Diminta Kreatif Olah Menu MBG Agar Anak Tidak Bosan
Setahun saja misalnya, kalau tidak ada modifikasi, anak-anak bisa bosan
Baca selengkapnya →
Pemerintah Menjawab Tren Childfree dengan Program Tamasya
Kemendukbangga meluncurkan Program Tamasya untuk menjawab tren childfree di kalangan muda, menjaga keseimbangan demografi, dan kualitas keluarga.
Baca selengkapnya →
