21 Penerbangan Bandara Supadio Terganggu Imbas Asap Karhutla
Sebanyak 21 penerbangan pagi di Bandara Supadio Pontianak molor akibat kabut asap karhutla yang menurunkan jarak pandang di bawah 1.000 meter.

Periskop.id - Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami gangguan operasional akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 21 penerbangan pagi tercatat molor dari jadwal semula pada Jumat (21/8).
Keterlambatan tersebut dipicu jarak pandang di kawasan bandara yang anjlok hingga di bawah 1.000 meter.
Kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut membuat visibilitas udara jauh di bawah kondisi normal.
Minimnya jarak pandang membuat maskapai tak bisa menerbangkan maupun mendaratkan pesawat sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Penundaan paling banyak terjadi pada penerbangan pagi, saat kabut asap masih menutupi area bandara.
Bandara Supadio merupakan salah satu pintu udara utama di Kalimantan Barat yang melayani rute penerbangan dari dan menuju Pontianak.
Gangguan jarak pandang akibat asap karhutla kerap berdampak langsung pada jadwal penerbangan di wilayah tersebut.
Dengan visibilitas yang masih di bawah ambang batas aman, penumpang diimbau memantau perkembangan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
Kondisi kabut asap akibat karhutla ini menjadi penyebab utama molornya puluhan jadwal penerbangan pagi di Bandara Supadio Pontianak.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dan bandara dengan mengeklik tautan.






Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.