Haji

Kamus Istilah Petugas Haji: Kloter, Karu, Karom, TPIHI, hingga Daker

Kloter, karu, karom, TPIHI, Daker, hingga maktab. Simak arti istilah kepetugasan haji yang sering muncul tapi jarang dijelaskan.

6 hari yang lalu · 5 mnt baca
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Ilustrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Foto oleh Kementerian Haji dan Umrah
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Membaca pengumuman resmi soal haji sering terasa seperti membaca kode. Ada kloter, karu, karom, TPIHI, Daker, sampai maktab, yang dipakai tanpa dijelaskan karena dianggap sudah umum.

Padahal istilah-istilah ini penting dipahami, terutama bagi calon petugas yang akan menghadapi seleksi maupun jemaah yang ingin tahu siapa saja yang mendampingi mereka. Berikut artinya satu per satu.

Kloter, Rombongan, dan Regu

Kloter adalah akronim dari kelompok terbang , yaitu pengelompokan jemaah haji berdasarkan jadwal keberangkatan ke Arab Saudi. Satu kloter berangkat dan pulang bersama dalam satu penerbangan.

Jumlah jemaah per kloter tidak seragam karena menyesuaikan kapasitas pesawat dan kuota tiap embarkasi. Sebagai gambaran, banyak kloter berisi sekitar 360 jemaah, sementara embarkasi lain bisa menetapkan sekitar 393 jemaah per kloter.

Di dalam satu kloter, jemaah dibagi lagi menjadi rombongan, dan tiap rombongan dipecah menjadi regu. Pembagian berjenjang ini memudahkan pendataan, pergerakan, dan pengawasan jemaah di lapangan.

Karu dan Karom

Karu adalah singkatan dari Ketua Regu, sedangkan Karom adalah Ketua Rombongan. Keduanya bukan petugas resmi yang digaji negara, melainkan jemaah yang dipilih dari kelompoknya sendiri.

Posisinya berada di bawah koordinasi ketua kloter dan berfungsi sebagai perpanjangan tangan petugas kloter. Tugasnya meneruskan informasi ke anggota, menjaga kelompok tetap utuh selama perjalanan dan ibadah, serta melaporkan persoalan yang muncul di tingkat regu atau rombongan.

Karena jumlah petugas resmi terbatas dibanding jumlah jemaah, peran karu dan karom sangat menentukan kelancaran pergerakan rombongan, terutama saat fase padat seperti puncak haji.

Petugas Kloter: TPHI, TPIHI, dan TKHI

Tiga singkatan ini merujuk pada petugas resmi yang menyertai setiap kloter dengan pembagian peran yang berbeda.

  • TPHI : Tim Pemandu Haji Indonesia, menangani sisi administrasi dan manajerial kloter. Peran ini yang di banyak dokumen disebut sebagai ketua kloter.
  • TPIHI : Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia, bertanggung jawab atas bimbingan ibadah jemaah, mulai dari manasik ulang hingga pendampingan saat pelaksanaan rukun haji.
  • TKHI : Tenaga Kesehatan Haji Indonesia, umumnya terdiri dari satu dokter dan dua perawat yang melekat pada kloter sejak keberangkatan sampai kepulangan.

Jadi ketika ada pertanyaan pembimbing haji disebut apa, jawabannya TPIHI. Sementara pendamping medis jemaah di kloter disebut TKHI.

TPHD dan TKHD, Petugas dari Daerah

Di luar petugas jalur nasional, ada pula petugas yang direkrut pemerintah daerah untuk mendampingi jemaah asal wilayahnya.

TPHD adalah Tenaga Pendamping Haji Daerah, sedangkan TKHD adalah Tenaga Kesehatan Haji Daerah. Keduanya berada dalam payung Petugas Haji Daerah , dengan kuota yang diambil dari kuota haji reguler provinsi.

Petugas Kesehatan di Arab Saudi: KKHI, Keslab, dan TPK

Pertanyaan soal petugas penyelenggara kesehatan haji di Arab Saudi terdiri dari apa saja cukup sering muncul. Jawabannya berlapis, tidak hanya TKHI kloter.

  • KKHI : Klinik Kesehatan Haji Indonesia, fasilitas kesehatan rujukan milik Indonesia di Makkah dan Madinah, diperkuat dokter spesialis dan tim pengendalian infeksi.
  • Keslab : Kesehatan Lapangan, tim yang bergerak mengikuti jemaah dan terbagi ke dalam beberapa satuan tugas seperti surveilans, tim medis darurat, promosi kesehatan, sanitarian, dan keamanan pangan.
  • TPK : Tim Pendukung Kesehatan, personel tambahan yang direkrut dari Warga Negara Indonesia yang bermukim di Arab Saudi untuk membantu tim kesehatan, termasuk sebagai penghubung di rumah sakit Arab Saudi.

Adapun petugas kesehatan yang berjaga di pos kesehatan Arafah, Muzdalifah, dan Mina umumnya berasal dari tim kesehatan lapangan yang dikerahkan khusus untuk fase puncak haji, bekerja berdampingan dengan TKHI yang mendampingi kloternya masing-masing.

Istilah Lokasi: Embarkasi, Debarkasi, Daker, dan Armuzna

Embarkasi adalah lokasi pemberangkatan jemaah haji , berupa asrama haji tempat jemaah menginap, menjalani pemeriksaan akhir, dan menerima pembekalan sebelum terbang. Kebalikannya, debarkasi adalah titik kepulangan saat jemaah tiba kembali di Tanah Air.

Daker adalah singkatan Daerah Kerja, yaitu pembagian wilayah tugas petugas di Arab Saudi. Saat ini ada tiga Daker utama, yakni Makkah, Madinah, dan Bandara , yang masing-masing terbagi lagi ke dalam sektor.

Armuzna merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina, tiga lokasi puncak pelaksanaan ibadah haji. Fase ini menjadi periode paling padat sekaligus paling berat bagi petugas maupun jemaah.

Maktab dan Syarikah

Maktab adalah unit layanan di Arab Saudi yang menaungi sejumlah kloter jemaah, terutama dalam pengaturan pemondokan dan layanan selama di Tanah Suci. Satu maktab biasanya membawahi beberapa kloter sekaligus.

Syarikah adalah perusahaan mitra penyedia layanan di Arab Saudi yang menangani akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah. Sejak Arab Saudi mereformasi tata kelola layanan haji, peran syarikah menjadi semakin sentral dalam operasional harian jemaah.

PPIH, Payung Besarnya

Di atas semua istilah tadi ada PPIH atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji , yang mencakup petugas pusat, embarkasi, kloter, hingga yang ditempatkan di Arab Saudi.

Dalam sejumlah dokumen lama, singkatan yang sama kerap dibaca sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji. Keduanya merujuk pada entitas yang sama, hanya berbeda penyebutan antar-periode.

Pertanyaan Seputar Istilah Petugas Haji

Apa kepanjangan kloter? 
Kelompok terbang, yaitu pengelompokan jemaah berdasarkan jadwal penerbangan keberangkatan.

Apa beda karu, karom, dan ketua kloter? 
Ketua kloter adalah petugas resmi yang diseleksi negara, sedangkan karu dan karom dipilih dari kalangan jemaah sendiri untuk memimpin regu dan rombongan.

Apakah TPHD sama dengan TKHD? 
Berbeda. TPHD menangani pendampingan umum jemaah daerah, sementara TKHD khusus menangani layanan kesehatan.

Kloter dalam bahasa Inggris apa? 
Tidak ada padanan baku, tetapi umumnya diterjemahkan sebagai flight group atau departure group dalam dokumen berbahasa Inggris.

Menguasai istilah-istilah ini bukan sekadar soal hafalan. Bagi calon petugas, kosakata seperti Daker, maktab, dan Armuzna kerap muncul dalam materi wawasan kehajian saat seleksi , sekaligus jadi bahasa sehari-hari di lapangan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai kemenhaj, dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.