iklan periskop
Hukum

KPK Tangkap 5 Orang Termasuk Bupati Sukorhajo terkait Pemerasan

KPK menggelar OTT di Jawa Tengah dan menangkap lima orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Kasus ini terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan pemeri...

1 bulan yang lalu · 2 mnt baca
KPK Tangkap 5 Orang Termasuk Bupati Sukorhajo terkait Pemerasan
Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung KPK. Dok. Ist.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi senyap di wilayah Jawa Tengah dan berhasil mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, tim penindakan lembaga antirasuah menangkap total lima orang, termasuk Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pelaksanaan penindakan hukum secara tertutup yang dilancarkan oleh tim penyidik di lapangan.

“Konfirmasi, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” kata Budi dalam keterangan resminya, Jumat (10/7).

Budi memaparkan bahwa operasi tangkap tangan tersebut berhasil menjaring lima orang yang langsung diamankan oleh petugas di lokasi.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo, Etik Suryani,” jelas Budi.

Langkah lembaga antirasuah ini dipastikan berkaitan langsung dengan penyalahgunaan wewenang jabatan di lingkungan pemerintah kabupaten setempat.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” tutur Budi.

Setelah menjalani proses pemeriksaan awal secara maraton di Polresta Surakarta guna melengkapi berita acara, seluruh pihak yang terjaring operasi senyap tersebut langsung diberangkatkan menuju ibu kota.

Tim KPK membawa para terperiksa ke Jakarta untuk dilakukan pendalaman hukum secara intensif di Gedung Merah Putih.

“Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Budi.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), OTT, dan pemerasan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.