Periskop.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dalam operasi tertutup tersebut, KPK menangkap 21 orang dari tiga lokasi berbeda, termasuk Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penangkapan berlangsung di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan 21 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan satu orang di Purworejo,” kata Budi di Gedung KPK, Rabu (29/7).

Budi menambahkan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro termasuk dalam kelompok lima orang yang ditangkap di Jakarta. Sang kepala daerah telah dibawa ke markas antirasuah sejak Selasa (28/7) malam untuk menjalani pemeriksaan.

“Salah satu orang yang diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang tadi malam sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan intensif,” ujar Budi.

Dari total 21 orang yang terjaring OTT, penyidik menyaring 12 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Selain lima orang yang ditangkap di Jakarta dan tengah diperiksa, tujuh orang lainnya kini dalam perjalanan menuju ibu kota.

“Untuk tujuh orang lainnya, enam dari Pemalang dan satu dari Purworejo, kemungkinan siang hingga sore ini akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Budi.