KPK Sita 3 Moge Mewah di Kasus Importasi Bea Cukai Gatot Heroe
KPK menyita tiga moge mewah Triumph, Kawasaki, dan BMW dari tersangka korupsi importasi Bea Cukai. Delapan pejabat dan pihak terkait ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tiga unit sepeda motor gede (moge) mewah berbagai merek terkait penanganan perkara dugaan korupsi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tiga kendaraan roda dua tersebut disita dari tangan tersangka Gatot Heroe Hernanda (GH) serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya di lingkungan otoritas kepabeanan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penyitaan aset kendaraan mewah pabrikan Eropa hingga Jepang tersebut untuk melengkapi berkas pembuktian penyidikan.
“Disita dari saudara GH dan pihak lainnya di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai,” kata Budi di Gedung KPK, Rabu (26/8).
Berdasarkan pantauan Periskop.id, di lokasi pada Rabu (26/8), tiga motor bermesin besar tersebut terparkir rapi berjejer di pelataran belakang Gedung Merah Putih KPK.
Pertama, Triumph Bonneville Bobber. Motor ini memiliki dominasi warna merah marun mengilap pada tangki bensin berpadu rangka hitam pekat, serta jok tunggal (single seat) berbalut kulit cokelat gelap dengan aksen jahitan.
Kedua, Kawasaki Z900RS. Motor ini mengusung tampilan neo-retro dengan nomor polisi B 5472 KAE, bodi utama hitam dibalut aksen garis emas di tangki, jok panjang bergaya klasik untuk dua penumpang, serta suspensi depan upside down yang kekar.
Ketiga, BMW R nineT. Motor bergaya roadster ini dibalut warna biru keabu-abuan pada tangki bensin, jok kulit bernuansa cokelat elegan, serta ciri khas mesin boxer bervolume besar di kedua sisi sampingnya.
Saat ini, KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus korupsi bea cukai.
Mereka adalah:
Rizal (RZL), Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC (P2 DJBC) periode 2024–Januari 2026
Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Subdirektorat Intelijen (Kasubdit) P2 DJBC
Orlando Hamonangan (ORL), Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC
John Field (JF), Pemilik PT Blueray (BR)
Andri (AND), Ketua Tim Dokumen Importasi PT BR
Dedy Kurniawan (DK), Manajer Operasional PT Blueray (BR)
Budiman Bayu Prasojo (BPP), Kepala Seksi pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC
Heroe Hernanda (GHH), Kepala Kantor Bea Cukai Kediri
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.