Periskop.id – Roblox memperkenalkan Family Zone, ruang bermain interaktif yang dirancang agar orang tua dan anak dapat menjelajahi platform bersama. Fitur ini memungkinkan anak menjadi pemandu bagi orang tua sekaligus membuka percakapan mengenai keamanan digital, kebiasaan bermain, dan penggunaan kontrol orang tua.

Family Zone dikembangkan bersama MindTrust dengan pendekatan co-play atau bermain bersama. Di dalamnya, keluarga dapat menyelesaikan tantangan, mempelajari cara menggerakkan avatar di lingkungan tiga dimensi, serta menonton panduan pengaturan fitur keamanan.

Vice President Civility & Partnerships Roblox Tami Bhaumik mengatakan, pengalaman langsung dapat membantu orang tua memahami aktivitas anak di platform digital secara lebih utuh.

“Family Zone kami hadirkan untuk memberikan pengalaman menarik bagi orang tua dan anak untuk menjelajahi Roblox berdampingan, sekaligus mempelajari keamanan daring, kewargaan digital, serta berbagai fitur yang tersedia untuk mendukung pengalaman digital keluarga mereka,” kata Tami.

Family Zone resmi diluncurkan pada 14 Juli 2026. Roblox menyebut pengalaman ini akan terus dikembangkan dengan materi baru mengenai pencegahan penipuan, perundungan, serta cara mengenali dan menghindari perilaku predator di internet.

Anak Berperan sebagai Pemandu Orang Tua

Family Zone membalik pola belajar yang biasanya menempatkan orang tua sebagai pemberi arahan. Anak dapat menunjukkan kepada orang tua cara bergerak, menjelajahi permainan, dan berinteraksi dengan lingkungan virtual.

Setelah memahami dasar penggunaan Roblox, orang tua dapat mempelajari fitur yang tersedia untuk mengatur pengalaman anak. Di antaranya pembatasan waktu bermain dan pengeluaran, pengelolaan komunikasi, pemantauan daftar pertemanan, serta pemilihan permainan yang boleh diakses.

Pemain yang menyelesaikan materi panduan juga dapat memperoleh hadiah berupa item avatar eksklusif. Pendekatan tersebut digunakan untuk membuat pembelajaran mengenai keamanan digital terasa lebih menarik dan tidak menyerupai ceramah satu arah.

Menurut Tami, keterlibatan orang tua akan lebih bermakna apabila mereka memahami langsung dunia digital yang digunakan anak.

“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membantu anak membangun kebiasaan digital yang sehat. Percakapan mengenai hal tersebut pun akan menjadi lebih bermakna ketika keluarga dapat mengeksplorasi dunia digital bersama,” ujar Tami.

 

roblox
Program Roblox Education, Safety, and Civility. dok. Roblox

 

 

Melengkapi Roblox Kids dan Roblox Select

Peluncuran Family Zone melengkapi sistem akun berbasis usia yang telah diterapkan Roblox melalui Roblox Kids dan Roblox Select. Secara global, Roblox Kids dirancang untuk pengguna usia lebih muda dengan perlindungan bawaan yang lebih ketat. 

Sementara Roblox Select memberikan akses yang berkembang secara bertahap bagi pengguna di bawah 16 tahun sesuai usia dan kebijakan di masing-masing wilayah.

Pengguna yang belum menyelesaikan pemeriksaan usia tidak dapat menggunakan fitur percakapan. Orang tua yang menautkan akunnya dengan akun anak dapat mengubah pengaturan komunikasi, membatasi permainan tertentu, mengatur waktu bermain, dan menetapkan batas pengeluaran.

Roblox juga membagi konten berdasarkan tingkat kematangan, mulai dari minimal, ringan, sedang, hingga terbatas. Permainan yang memuat isu sensitif, ruang pergaulan bebas, atau aktivitas menggambar tanpa batas tidak otomatis tersedia bagi akun anak.

Meski demikian, Family Zone dan kontrol orang tua bukan jaminan seluruh risiko dapat dihilangkan. Orang tua tetap perlu mendampingi anak, memeriksa dengan siapa mereka berinteraksi, serta membangun kebiasaan agar anak segera bercerita ketika menemukan konten atau perilaku yang membuatnya tidak nyaman.

Relevan bagi Keluarga di Indonesia

Kehadiran fitur tersebut menjadi relevan karena Indonesia merupakan salah satu pasar besar Roblox. Pemerintah menyebut jumlah pengguna Roblox di Indonesia mencapai sekitar 45 juta akun, dengan sekitar 23 juta di antaranya teridentifikasi sebagai pengguna berusia di bawah 16 tahun.

Roblox sebelumnya menerapkan pengaturan khusus untuk memenuhi kebijakan perlindungan anak di Indonesia. Pengguna di bawah 16 tahun diwajibkan menjalani pemeriksaan usia, sementara akun yang belum terverifikasi ditempatkan pada kategori dengan pembatasan lebih ketat.

Di Indonesia, Roblox Kids ditujukan bagi anak usia 5 sampai 12 tahun tanpa fitur percakapan. Roblox Select disediakan bagi pengguna usia 13 sampai 15 tahun dengan komunikasi yang dibatasi kepada orang tua, keluarga, atau pihak yang telah disetujui.

Chief Safety Officer Roblox Matt Kaufman sebelumnya mengatakan perusahaan akan menambahkan pengaturan konten dan komunikasi bagi pemain di bawah 16 tahun untuk menyesuaikan kebijakan pemerintah Indonesia.

"Minggu ini, kami mengumumkan bahwa demi memenuhi ketentuan regional di Indonesia, kami akan segera memperkenalkan kontrol tambahan terkait konten dan komunikasi bagi pemain berusia di bawah 16 tahun di Indonesia," kata Kaufman.

Pemeriksaan usia dilakukan melalui video swafoto yang digunakan untuk memperkirakan umur pengguna. Roblox menyatakan data visual tersebut segera dihapus setelah proses estimasi selesai dan tidak disimpan oleh perusahaan.

Bermain Bersama Bisa Membuka Percakapan

Konsep bermain bersama memungkinkan orang tua melihat secara langsung hal-hal yang menarik perhatian anak. Dari situ, keluarga dapat membicarakan batas waktu bermain, pembelian dalam gim, permintaan pertemanan, informasi pribadi, hingga cara menghadapi orang asing di internet.

Pendekatan ini juga dapat mengurangi jarak pemahaman antara anak dan orang tua. Larangan tanpa penjelasan sering kali membuat anak menyembunyikan aktivitas digitalnya, sedangkan pendampingan dapat mendorong keterbukaan.

Namun, orang tua tetap perlu menetapkan aturan yang jelas. Anak perlu memahami bahwa alamat rumah, nama sekolah, nomor telepon, kata sandi, dan foto pribadi tidak boleh dibagikan kepada orang yang hanya dikenal melalui permainan.

Keluarga juga disarankan mengaktifkan batas pengeluaran untuk mencegah pembelian tanpa persetujuan. Fitur pelaporan dan pemblokiran perlu dikenalkan sejak awal agar anak mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi perundungan, penipuan, atau percakapan yang tidak pantas.

Family Zone pada akhirnya bukan sekadar ruang bermain baru. Fitur tersebut menjadi upaya Roblox mendorong orang tua terlibat langsung dalam pengalaman digital anak, bukan hanya mengawasi dari luar.

Keberhasilannya tetap bergantung pada konsistensi keluarga menggunakan fitur keamanan, membangun komunikasi terbuka, dan menyesuaikan aturan digital dengan usia serta kematangan anak.