Periskop.id – Sebanyak 1.102 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8) malam. Kepolisian memperkirakan sekitar 27.000 penonton akan memadati stadion untuk menyaksikan laga penting Grup A Piala AFF 2026.
Jumlah penonton diprediksi meningkat dibandingkan pertandingan Indonesia melawan Kamboja pada pekan sebelumnya. Saat itu, sekitar 18.000 tiket terjual, tetapi jumlah penonton yang hadir diperkirakan mencapai 20.000 orang.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, PSSI telah mengonfirmasi kapasitas penonton yang digunakan untuk pertandingan melawan Vietnam mencapai 27.000 orang.
"Untuk minggu ini dari rekan-rekan PSSI sudah mengonfirmasi kapasitas yang dipakai untuk pertandingan ini ada 27 ribu, kemungkinan penuh semua," kata Wikha seusai apel pengamanan di Stadion Pakansari.
Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dijadwalkan dimulai pukul 20.30 WIB. Laga tersebut menjadi pertandingan ketiga Timnas Indonesia dalam fase grup ASEAN Hyundai Cup 2026, nama resmi turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.
Pengamanan Ditambah Lebih dari 100 Personel
Kepala Biro Operasi Polda Jawa Barat Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan pengamanan melibatkan personel Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan sejumlah instansi terkait.
Jumlah petugas yang dikerahkan bertambah lebih dari 100 orang dibandingkan pengamanan pertandingan Indonesia melawan Kamboja. Penambahan dilakukan karena tingginya minat masyarakat serta potensi kepadatan di dalam dan sekitar stadion.
"Karena animo penonton banyak, jelas ada penambahan personel. Sebanyak 1.102 personel diterjunkan untuk pengamanan pertandingan Indonesia melawan Vietnam," ucapnya.
Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel dan tactical floor game atau simulasi pengamanan. Kegiatan tersebut dilakukan agar setiap petugas memahami posisi, tanggung jawab, jalur pergerakan penonton, serta langkah yang harus diambil apabila terjadi keadaan darurat.
Pengamanan dibagi ke dalam sejumlah sektor, mulai dari pintu masuk, tribun, area luar stadion, akses pemain dan ofisial, hingga jalur khusus tamu VIP dan VVIP. Polisi juga menyiapkan pengamanan bagi suporter Vietnam yang datang ke Stadion Pakansari.
Kantong Parkir Diperbanyak
Peningkatan jumlah penonton diperkirakan diikuti lonjakan kendaraan menuju kawasan stadion. Kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor karena itu menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional. "Kantong parkir diperbanyak, termasuk di beberapa titik pengamanan yang sudah kami siapkan," ujar Wikha.
Pengelola Stadion Pakansari menyiapkan Blok G, H, I, dan J sebagai tempat parkir mobil. Blok A diperuntukkan bagi kendaraan panitia, sedangkan sepeda motor diarahkan menuju lapangan panahan, kawasan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia, dan sekitar Masjid Baitul Wathon.
Kepala UPT Stadion Pakansari Sairan mengatakan penambahan lokasi parkir dilakukan setelah mengevaluasi pertandingan kandang sebelumnya.
"Untuk roda empat nanti masuk ke seluruh kantong parkir resmi. Sementara untuk sepeda motor akan ditempatkan di beberapa lokasi yang sudah disiapkan, salah satunya di lapangan panahan," ucap Sairan.
Lapangan panahan sebelumnya belum digunakan sebagai tempat parkir ketika Indonesia menghadapi Kamboja. Area tersebut kini disiapkan khusus untuk menampung sepeda motor karena jumlah kendaraan diperkirakan meningkat.
Indonesia Berpeluang Kunci Tiket Semifinal
Pertandingan melawan Vietnam memiliki arti penting dalam persaingan Grup A. Indonesia mengoleksi enam poin setelah memenangi dua pertandingan awal, masing-masing 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor-Leste.
Sementara Vietnam meraih empat poin setelah menang 7-0 atas Timor-Leste dan bermain imbang tanpa gol melawan Singapura. Kekalahan di Bogor dapat membuat peluang juara bertahan itu lolos ke semifinal bergantung pada hasil pertandingan lain.
Kemenangan atas Vietnam akan membawa Indonesia mengumpulkan sembilan poin dan memastikan tempat di babak empat besar. Berdasarkan regulasi turnamen, dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke semifinal yang dimainkan dengan format kandang dan tandang.
Tingginya kepentingan pertandingan tersebut menjadi salah satu alasan animo suporter meningkat. Kepolisian berharap penambahan personel, penyediaan kantong parkir, dan rekayasa lalu lintas dapat mencegah penumpukan kendaraan sekaligus menjaga pertandingan berlangsung aman dan tertib.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar