iklan periskop
Ketenagakerjaan

Siap-siap Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch II September

Kemnaker menargetkan pendaftaran Batch II Program Magang Nasional 2026 dibuka September dengan kuota 50 ribu peserta.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Menaker Imbau Peserta Magang Patuhi Kebijakan WFA dan Libur Raya Sesuai Institusi
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch II 2026 dibuka pada September mendatang. Kuota yang disiapkan pada gelombang kedua ini mencapai 50 ribu peserta.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan rencana tersebut saat meninjau pelaksanaan Batch I. Ia menyebutkan pendaftaran gelombang kedua bakal dimulai pada akhir bulan.

"Target kita sekitar 20-an September akan mulai lagi batch kedua sebanyak 50 ribu," ujar Yassierli dalam Kick off Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch I di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (11/8).

Selain soal jadwal pendaftaran, pemerintah turut memastikan skema pengupahan bagi peserta magang. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, peserta akan menerima upah sesuai standar minimum kabupaten atau kota tempat mereka ditempatkan.

Ia mencontohkan peserta magang yang berasal dari luar Jakarta namun ditempatkan di ibu kota berpotensi menerima gaji pada kisaran Rp5,5 juta hingga Rp5,7 juta per bulan, mengikuti besaran upah minimum setempat.

"Bapak presiden memberikan upah atau gaji yang sesuai dengan upah minimum kabupaten kota tempat mereka bekerja yang jumlahnya cukup besar. Contoh tadi ada yang dari luar Jakarta, kemudian begitu dia ke Jakarta gajinya di perusahaan hampir Rp5,5 juta sampai Rp5,7 juta per bulan," ujar Teddy.

Sebelum pendaftaran peserta dibuka, Kemnaker lebih dulu membuka pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara pada pekan depan. Setiap perusahaan yang mendaftar akan melalui proses verifikasi kelayakan, termasuk lowongan magang yang ditawarkan.

Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch I saat ini masih berjalan, sebelum pemerintah bersiap membuka gelombang kedua bulan depan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah menegaskan pihaknya tidak akan meloloskan perusahaan yang menyediakan lowongan tidak sesuai kompetensi peserta magang. Ia mencontohkan posisi seperti front office dan kasir bakal langsung ditolak karena dinilai tidak setara dengan level lulusan perguruan tinggi.

"Misalnya sales-sales yang buat jualan dan sebagainya itu kita cut semua. Itu kan levelnya operator ya, bukan level untuk yang di perguruan tinggi," ujar Darmawansyah.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Yassierli, Teddy Indra Wijaya, Darmawansyah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Magang Nasional, dan program magang nasional dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.