periskop.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional 2025 angkatan kedua ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Skema ini sama persis dengan yang diberlakukan pada angkatan pertama.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan, sempat beredar wacana agar pembiayaan uang saku dilakukan melalui skema berbagi antara pemerintah dan pihak lain. Setelah melalui pembahasan, wacana tersebut akhirnya ditolak.
"Awalnya ada wacana uang sakunya sharing, tetapi akhirnya kami memutuskan sama seperti angkatan pertama. Jadi 100% ditanggung oleh pemerintah," kata Yassierli dalam acara pelepasan peserta Pemagangan Nasional 2025 Batch III di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Kamis (18/6).
Yassierli menerangkan, angkatan kedua program ini kini berada di tahap akhir persiapan. Fokus pembahasan saat ini tertuju pada penyelesaian aspek anggaran sebelum program kembali dibuka.
Proses finalisasi itu, menurut Yassierli, masih menunggu koordinasi dan persetujuan dari dua kementerian. Kementerian Keuangan serta Kementerian Sekretariat Negara disebut sebagai pihak yang perlu memberikan lampu hijau.
"Kondisi saat ini fase terakhirnya terkait anggaran. Itu yang sedang difinalisasi dan kami masih menunggu dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretaris Negara," ujarnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar