Cara Daftar Magang Nasional Batch 3, Kuota Lebih 60.000
Pendaftaran Program Pemagangan Nasional batch 3 segera dibuka dengan kuota lebih dari 60.000 peserta. Simak jadwal lengkap dan syarat pentingnya.

Periskop.id - Program Pemagangan Nasional atau MagangHub batch 3 bakal segera dibuka dengan kuota lebih dari 60.000 peserta. Buat kamu yang sedang mencari pengalaman kerja sambil membangun portofolio, ini kesempatan yang layak dicoba.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan batch ketiga ini mulai berjalan pada November 2026. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan 150.000 kesempatan magang pada angkatan kedua tahun 2026.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, jumlah peserta batch pertama dan kedua sudah mencapai 87.000 orang. Batch pertama menampung 46.000 peserta, sedangkan batch kedua sebanyak 41.000 peserta.
Kapan Jadwal Pendaftaran Magang Nasional Batch 3?
Sebelum batch ketiga dibuka, pemerintah terlebih dahulu melakukan jeda untuk mengevaluasi pelaksanaan batch sebelumnya. "Kapan itu, kita masih jeda dulu untuk kita melakukan evaluasi dan seterusnya. Nanti mungkin dalam 1,5 bulan ke depan ya, sekitar awal November kita akan insyaallah kick off lagi untuk batch yang ketiga," ujar Yassierli.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah memaparkan rangkaian pendaftaran akan dimulai dari sisi penyelenggara magang. Pendaftaran perusahaan penyelenggara dibuka pada September 2026.
Setelah itu, pendaftaran peserta baru dilakukan pada Oktober 2026 sebelum masuk tahap seleksi. "November kita akan kick off lagi, tapi kita mulai pendaftarannya mulai dari bulan September ini, kita mulai daftar untuk penyelenggara, kemudian Oktober nanti daftar untuk peserta, seleksi, kick off lagi bulan November," jelas Darmawansyah.
Apa Bedanya Batch 3 dengan Batch Sebelumnya?
Berbeda dari dua batch sebelumnya yang melibatkan kementerian dan lembaga sebagai tempat magang, batch ketiga sepenuhnya akan menempatkan peserta di perusahaan swasta. "Batch 3 itu semuanya pure (murni akan ditempatkan di) perusahaan (swasta). Jadi nggak ada kementerian atau lembaga, nanti untuk Batch 3-nya," kata Darmawansyah.
Dengan skema tersebut, pengalaman kerja peserta akan sepenuhnya berasal dari lingkungan korporat swasta. Yassierli menambahkan, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Apakah Uang Saku Peserta Masih Ditanggung Pemerintah?
Bagi calon peserta yang khawatir soal biaya, Darmawansyah memastikan perusahaan penyelenggara tidak diwajibkan membayar atau patungan uang saku dengan pemerintah. Ketika ditanya soal tanggung jawab uang saku, dia menjawab tegas bahwa itu murni kewajiban pemerintah.
"Nggak... nggak... Uang saku murni dari pemerintah," tegasnya.
Yassierli berharap masa magang enam bulan dapat memberi manfaat nyata bagi peserta. "Kita berharap program pemagangan nasional ini hadir memang memberikan kesempatan kepada anak bangsa, untuk meningkatkan kompetensi mereka, untuk mendapatkan pengalaman kerja, membangun portofolio, membangun jejaring sehingga 6 bulan ini benar-benar bermanfaat untuk mereka," ujarnya.
Program MagangHub angkatan kedua tahun 2026 sebelumnya sempat dinaikkan kuotanya dari 100.000 menjadi 150.000 peserta. Kenaikan ini bertujuan memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi mendapatkan pengalaman kerja sekaligus mempercepat transisi mereka ke dunia kerja.
Kalau kamu tertarik ikut batch ketiga ini, siapkan dokumen dan pantau terus informasi resmi Kemnaker soal jadwal pendaftaran peserta pada Oktober mendatang.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.