Periskop.id - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Haekal mengaku belum mengetahui alasan di balik pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Perry selama memimpin bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter Indonesia.

"Saya belum terinformasi alasan pengunduran diri Pak Gubernur BI. Tapi tentu kita apresiasi jasa beliau selama ini dalam menjaga stabilitas moneter RI," kata Haekal, Senin (27/7).

Menurut Haekal, fokus utama saat ini adalah memastikan proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia berjalan lancar tanpa mengganggu pelaksanaan tugas bank sentral, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan sistem moneter.

"Sekarang yang penting dalam proses pergantian Gubernur BI, peran BI dalam menjaga stabilitas kurs dan nilai rupiah juga harus terjaga," tegas Haekal.

Haekal juga menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia. Ia optimistis Destry mampu menjalankan tugas tersebut sekaligus menjaga kepercayaan pelaku industri dan pasar terhadap kredibilitas bank sentral.

"Penunjukan Ibu Destry sebagai Gubernur BI sementara sudah sesuai UU BI dan saya yakin beliau mampu mengemban tugas tersebut serta meyakinkan semua pelaku industri bahwa BI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," terangnya.

Sebagai informasi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya, efektif Minggu (26/7). Kabar tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Prasetyo Hadi menjelaskan, pemerintah telah menerima surat pengunduran diri Perry yang ditujukan langsung kepada Presiden. Ia menyebutkan, pengunduran diri itu bakal ditindaklanjuti sesuai mekanisme dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

"Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," kata Hadi, Minggu (26/7).

Presiden disebut telah menerima pengunduran diri tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi atas pengabdian Perry selama memimpin bank sentral. Hadi menuturkan, penghargaan itu diberikan atas dedikasi Perry yang telah memimpin BI selama kurang lebih tujuh tahun.