Periskop.id - Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim) menyiapkan sarana angkutan lanjutan bagi penumpang dengan ketibaan pada malam hingga dini hari. Angkutan yang disedikan termasuk dari TransJakarta.
"Untuk angkutan lanjutan, kami ada armada Transjakarta, khususnya rute Koridor 7 Kampung Rambutan–Kampung Melayu sebanyak lima unit bus dari pukul 00.00 WIB hingga 05.00 WIB," kata Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Revi Zulkarnain di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Sabtu (3/1).
Revi menyebut, arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terasa di Terminal Bus Kampung Rambutan. Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Transjakarta untuk menyediakan armada agar tetap beroperasi pada malam hari.
"Layanan tersebut penting agar penumpang yang baru tiba, tidak kesulitan mencari transportasi menuju tempat tinggal mereka," ujar Revi.
Menurut Revi, kedatangan penumpang arus balik telah terjadi sejak Jumat (2/1) dini hari hingga pagi hari. "Biasanya penumpang itu tiba mulai pukul satu pagi sampai tujuh pagi. Jadi, selain bus Amari (angkutan malam hari), bus reguler juga tetap beroperasi penuh," ucap Revi.
Selain layanan Amari pada koridor utama, Transjakarta juga mengoperasikan sejumlah rute reguler yang melayani penumpang hingga pukul 24.00 WIB. Rute-rute tersebut antara lain, Koridor 7B Kampung Rambutan–Blok M, Koridor 7A Kampung Rambutan–Lebak Bulus, Koridor 7E Kampung Rambutan–Ragunan, Rute S22 Kampung Rambutan–Ciputat.
Sementara untuk Amari, layanan difokuskan pada Koridor 7 Kampung Rambutan–Kampung Melayu dengan lima unit bus itu. Revi memastikan, layanan tersebut disiapkan agar pemudik tetap mendapatkan akses transportasi setelah menempuh perjalanan jauh dari kampung halaman.
Puncak Arus Balik
Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi, Senin (5/1). Jika terjadi lonjakan penumpang, pengelola terminal akan menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah armada bus malam.
"Nanti kita lihat situasi di lapangan. Kalau dibutuhkan angkutan tambahan, kita koordinasikan dengan Transjakarta. Jadi, kalau perlu tambahan armada Amari bisa langsung disiapkan," jelas Revi.
Lebih lanjut, Revi menegaskan, tujuan utama pengelola terminal yakni memastikan seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik. "Kami pastikan penumpang yang kembali dari libur Natal dan Tahun Baru 2026 bisa terangkut sampai ke rumahnya masing-masing," serunya.
Hingga saat ini, arus penumpang di Terminal Kampung Rambutan masih terpantau kondusif. Namun, pengelola tetap menyiagakan petugas untuk mengatur kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) serta menghindari penumpukan penumpang.
Data penumpang Terminal Bus Kampung Rambutan pada Sabtu hingga pukul 10.00 WIB mencapai ratusan penumpang melalui bus AKAP maupun Transjabodetabek. Untuk angkutan AKAP, jumlah kedatangan tercatat sebanyak 31 bus dengan total 210 penumpang. Sementara itu, bus AKAP yang berangkat tercatat 21 unit dengan mengangkut 127 penumpang.
Selain AKAP, layanan bus Transjabodetabek juga masih menjadi pilihan masyarakat. Data menunjukkan, terdapat 11 bus Transjabodetabek yang tiba di Terminal Kampung Rambutan dengan membawa 89 penumpang. Adapun untuk keberangkatan, sebanyak empat bus beroperasi dengan jumlah penumpang 17 orang.
Tinggalkan Komentar
Komentar