Polda Metro Prediksi 500 Massa Aksi di DPR 27 Agustus
Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 500 orang bakal turun aksi di kawasan DPR Kamis besok, dengan kemungkinan mahasiswa ikut bergabung.

Periskop.id - Polda Metro Jaya memperkirakan jumlah peserta unjuk rasa yang terpusat di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8) mencapai sekitar 500 orang. Estimasi ini disampaikan menjelang aksi penyampaian pendapat yang bakal digelar besok.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, angka tersebut dihitung berdasarkan surat pemberitahuan yang sudah diterima kepolisian dari sejumlah elemen masyarakat.
"Kalau kita berbicara estimasi, sejauh ini masih sekitar 500 massa aksi. Kami menerima pemberitahuan dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan beberapa aliansi lainnya," kata Budi saat ditemui di Gedung DPR, Rabu.
Ia menyebutkan konsentrasi massa diperkirakan bakal terpusat di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Budi juga tidak menutup kemungkinan elemen mahasiswa ikut bergabung dalam barisan unjuk rasa tersebut.
Terkait isu yang beredar soal penangkapan warga, Budi menepisnya. Ia menegaskan, kepolisian justru memfasilitasi masyarakat yang ingin membuat surat pemberitahuan aksi secara resmi.
"Terkait situasi di lapangan, Polda Metro Jaya memastikan hingga saat ini belum ada peserta aksi yang diamankan maupun ditemukan membawa senjata berbahaya," ucapnya.
Budi mengimbau seluruh peserta aksi tetap mematuhi aturan hukum, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
"Kepolisian, TNI, dan Pemprov DKI akan memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Kami hanya mengimbau peserta agar tidak merusak fasilitas umum dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," tuturnya.
Selain mengawal jalannya aksi, ribuan personel gabungan yang dikerahkan dipastikan tidak cuma fokus di titik unjuk rasa. Mereka juga bertugas menjamin kelancaran arus lalu lintas dan operasional transportasi umum seperti MRT, LRT, dan Transjakarta.
Kegiatan belajar mengajar di sekolah serta roda perekonomian warga turut jadi perhatian agar tetap berjalan aman dan kondusif selama aksi berlangsung.
Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta petugas pengamanan dalam di berbagai titik. Lokasi yang diamankan mencakup kawasan DPR hingga area sekitar Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Kepresidenan Jakarta.
"Beberapa titik ini juga kita lakukan kesiapan dalam pengamanan aspirasi penyampaian pendapat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Budi Hermanto, Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya), dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.