Nasional

Kedubes AS Rilis Peringatan Keamanan Terkait Demonstrasi 27 Agustus di Jakarta

Kedubes AS merilis peringatan keamanan bagi warganya terkait aksi unjuk rasa RUU Perampasan Aset di Gedung DPR RI Jakarta.

12 jam yang lalu · 1 mnt baca
Kedubes AS Rilis Peringatan Keamanan Terkait Demonstrasi 27 Agustus di Jakarta
Bendera Amerika Serikat. Foto/Ilustrasi: Envato/rawf8.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta mengeluarkan peringatan keamanan bagi seluruh warganya yang berada di Indonesia, khususnya kawasan DKI Jakarta, menyusul rencana aksi demonstrasi pada hari ini, Kamis (27/8).

“Laporan menunjukkan bahwa demonstrasi mungkin akan berlangsung besok di berbagai lokasi di seluruh Indonesia,” tulis Kedubes AS di Jakarta melalui situs resmi mereka.
Pihak Kedubes AS mengimbau warga negara Amerika Serikat untuk menghindari titik keramaian dan lokasi yang menjadi pusat unjuk rasa.

“Di Jakarta, protes mungkin terjadi di beberapa lokasi, termasuk Kompleks DPR/MPR (Kompleks Parlemen Indonesia) di Senayan, Jakarta Pusat, mulai pukul 10:00 pagi.”

Walaupun sebagian besar aksi dimaksudkan berlangsung secara damai, pihak perwakilan diplomatik mengingatkan bahwa situasi lapangan dapat berubah dengan cepat dan berpotensi memicu kericuhan.

“Aksi demonstrasi dapat mengakibatkan peningkatan kehadiran polisi, penutupan jalan, dan gangguan lalu lintas. Setiap demonstrasi, bahkan yang dimaksudkan untuk damai, dapat meningkat dan berubah menjadi kekerasan.”

Untuk diketahui, beberapa kelompok masyarakat dijadwalkan bakal menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi salah satu elemen yang mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam aksi tersebut.

Dalam unjuk rasa ini, massa membawa sejumlah tuntutan utama, termasuk desakan agar DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Amerika Serikat (AS), jakarta, dan Demo dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.