Pasar Modal

IHSG Melonjak 1,81% Saat Demo di Depan Gedung DPR

IHSG ditutup naik 1,81% ke 6.521 di hari yang sama dengan aksi demo di depan DPR. Saham DSSA, INET, dan BUMI jadi buruan investor.

19 jam yang lalu · 3 mnt baca
Bursa Efek Indonesia, Pembukaan Saham, Saham, BEI, IHSG, Indeks Harga Saham Gabungan
Tamu undangan berada di dekat layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 1,81% atau 116,06 poin ke level 6.521 pada perdagangan Kamis (27/8). Penguatan ini terjadi bersamaan dengan aksi unjuk rasa masyarakat di depan Gedung DPR.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menerima langsung berbagai aspirasi dari massa pendemo. Salah satu tuntutan yang mengemuka adalah desakan hukuman mati bagi koruptor, sementara Dasco juga berjanji merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.

"Kami, pimpinan DPR, berkomitmen menyelesaikan RUU Perampasan Aset tepat waktu, dan kami tidak ada masalah tentang perjanjian ini. Kalau tidak selesai sebelum tenggat waktu, ya kami mengundurkan diri. Enggak ada masalah," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).

Dasco menambahkan, komitmen itu berlaku tanpa syarat bagi seluruh pimpinan DPR. Ia menegaskan siap mundur dari jabatannya apabila RUU tersebut tak rampung sesuai jadwal yang dijanjikan.

Di tengah situasi tersebut, transaksi bursa justru ramai. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas menjadi yang paling banyak ditransaksikan hari ini, senilai Rp607,35 miliar.

Posisi berikutnya ditempati saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebesar Rp525,92 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp514,94 miliar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi hari ini mencapai 35,54 miliar saham dengan frekuensi 1,97 juta kali.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.471 triliun, sementara total nilai transaksi mencapai Rp13,53 triliun. Sebanyak 553 saham ditutup menguat, 96 saham melemah, dan 138 saham lainnya stagnan.

Seluruh sektor di BEI kompak berakhir di zona hijau. Sektor industri mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,95%, ditopang lonjakan saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) sebesar 18,37% ke Rp232 dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang melesat 10,73% ke Rp1.445.

Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turut tumbuh 2,62% ke Rp24.475, sedangkan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 6,32% ke Rp101. Saham-saham bank jumbo juga bergerak positif meski bervariasi.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,79% ke Rp6.400, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 0,64% ke Rp3.150. Sementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terangkat 1,20% ke Rp4.210 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,82% ke Rp3.710.

Bursa kawasan Asia bergerak bervariasi pada hari yang sama. Indeks Nikkei Jepang turun 0,14% ke 66.168 dan Hang Seng terkoreksi 0,4% ke 25.549, sedangkan Kospi Korea Selatan naik 1,53% ke 6.912 dan Shanghai Composite bertambah 1,13% ke 3.956.

Daftar top gainers hari ini dipimpin PT Asuransi Jiwa Sinarmas Tbk (LIFE) yang melonjak 19,85% ke Rp8.150, disusul PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 19,13% ke Rp218. Saham INET turut masuk daftar top gainers dengan kenaikan 14,38% ke Rp350.

Di sisi lain, PT PP Property Tbk (PPRO) menjadi top losers dengan penurunan 6,25% ke Rp15. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah 2,12% ke Rp15.000, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 1,84% ke Rp320.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Sufmi Dasco Ahmad, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.