periskop.id - Concealer adalah produk makeup yang berfungsi untuk menyamarkan flek hitam, bekas jerawat, mata panda dan noda pada wajah agar tampilan kulit terlihat lebih merata. Bahannya biasanya lebih padat dibanding foundation sehingga hasilnya bisa menutupi area tertentu dengan lebih maksimal tanpa terlihat berlebihan.

Fungsi Concealer Berdasarkan Warna

Concealer punya banyak pilihan warna, dan setiap warna punya fungsinya masing-masing. Biasanya, concealer yang warnanya bukan warna kulit disebut color-correcting concealer. Ini penjelasan setiap warnanya.

1. Concealer Hijau
Kalau wajah kamu lagi ada kemerahan, misalnya jerawat merah atau bekas iritasi, concealer hijau bisa jadi penyelamat. Soalnya, warna hijau bisa menetralisir warna merah, jadi kemerahan di wajah kelihatan lebih samar dan menyatu dengan warna kulit.

2. Concealer Oranye atau Merah Muda
Punya mata panda atau kantung mata gelap? Concealer oranye atau merah muda bisa bantu menyamarkannya. Warna ini bikin area bawah mata kelihatan lebih cerah dan rata setelah ditimpa concealer atau foundation warna kulit.

3. Concealer Ungu
Concealer ungu cocok buat kamu yang merasa kulit terlihat kusam atau kekuningan. Biasanya dipakai di area pipi, kening, atau dagu supaya wajah kelihatan lebih fresh dan cerah.

4. Concealer Warna Kulit
Nah, ini yang paling sering dipakai. Concealer warna kulit berfungsi buat meratakan warna wajah dan menutupi noda kecil. Bisa dipakai setelah color corrector, atau langsung saja kalau kamu mau makeup yang cepat, simpel, tapi tetap rapi.

Jenis-Jenis Concealer

Ada beberapa jenis concealer yang bisa kamu temukan di pasaran, dan masing-masing punya fungsi serta keunggulannya sendiri. Biar nggak salah pilih, ini penjelasannya.

1. Liquid concealer
Liquid concealer adalah jenis yang paling umum dan paling sering dipakai. Fungsinya untuk menyamarkan kemerahan di wajah serta lingkaran hitam di bawah mata. Liquid concealer ini punya berbagai hasil akhir, seperti dewy untuk kulit kering, matte untuk kulit berminyak, dan satin yang cocok untuk kulit normal hingga kombinasi. Kamu bisa pilih sesuai jenis kulit supaya hasilnya maksimal.

Karena sifatnya buildable, liquid concealer bisa diaplikasikan berlapis untuk menutupi noda yang cukup membandel tanpa terlihat berat. Teksturnya yang ringan juga membuatnya aman dipakai di atas foundation karena mudah dibaurkan dan nggak bikin makeup terlihat cakey.

2. Cream Concealer
Kalau dibandingkan liquid concealer, versi krim punya tekstur yang lebih tebal dan coverage lebih tinggi. Jenis ini cocok buat kamu yang butuh daya tutup ekstra, terutama pemilik kulit kering karena hasilnya lebih creamy dan nggak bikin kulit terlihat pecah. Cream concealer biasanya tersedia dalam kemasan jar, pot, atau palet, dan bisa diaplikasikan pakai jari, brush, atau spons. Kamu bisa memakainya sebelum atau sesudah foundation, tergantung kebutuhan.

3. Stick Concealer
Stick concealer hadir dalam bentuk stik dengan tekstur yang padat dan creamy. Coverage-nya tinggi, jadi efektif untuk menutupi noda yang cukup terlihat. Selain itu, concealer jenis ini juga sering dipakai sebagai krim contour karena warnanya lebih nyata dan mudah dibentuk. Sama seperti cream concealer, stick concealer bisa digunakan sebelum atau sesudah foundation sesuai hasil makeup yang kamu inginkan.

Cara Pakai Concealer yang Benar

1. Pakai Pelembap Dulu
Sebelum pakai concealer, jangan lupa gunakan pelembap. Fungsinya untuk menjaga kulit tetap lembap dan bikin makeup menempel lebih halus, jadi nggak gampang crack atau cakey. Pilih pelembap sesuai jenis kulit yang oil-free untuk kulit berminyak, dan yang hydrating untuk kulit kering.

2. Pilih Jenis Concealer yang Sesuai
Supaya hasilnya maksimal, sesuaikan jenis concealer dengan kebutuhan kulit. Concealer cair cocok untuk menutupi bekas jerawat dan lingkaran hitam, apalagi untuk makeup sehari-hari. Sementara concealer dengan tekstur lebih tebal lebih pas untuk riasan formal karena coverage-nya lebih tinggi.

3. Sesuaikan Warna Concealer dengan Kulit
Concealer nggak cuma warna kulit, tapi juga ada warna hijau, peach, dan lainnya untuk teknik color correct. Gunakan hijau untuk kemerahan dan peach untuk area kehitaman, lalu timpa dengan concealer warna kulit. Saat mengaplikasikan, cukup tepuk-tepuk lembut pakai jari atau sponge, jangan digeser. Untuk bawah mata, bentuk segitiga ke arah pipi agar tampilan wajah terlihat lebih segar.

4. Kunci dengan Bedak
Setelah concealer, aplikasikan bedak tipis di area yang dibutuhkan supaya hasilnya lebih halus dan tahan lama, terutama di bagian yang mudah berminyak.

5. Akhiri dengan Face Mist
Sebagai langkah terakhir, semprotkan face mist atau setting spray agar makeup lebih menyatu, awet, dan wajah terlihat fresh.

Intinya, memilih dan menggunakan concealer yang tepat bisa bikin hasil makeup lebih rapi, natural, dan tahan lama asal disesuaikan dengan jenis kulit dan cara pakainya.