Periskop.id - Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru pada Sabtu, 17 Januari 2026. Deklarasi tersebut menandai kehadiran partai baru dalam lanskap politik nasional menjelang dinamika politik pasca Pemilu 2024 dan menuju kontestasi Pemilu berikutnya.
Dalam pernyataan perdananya, Partai Gema Bangsa langsung menyampaikan dukungan politik kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden 2029.
Sikap ini menunjukkan posisi politik awal partai yang secara terbuka menempatkan diri sebagai pendukung keberlanjutan kepemimpinan nasional di bawah Prabowo.
Visi dan Arah Ideologis Partai
Dalam laman resminya, Partai Gema Bangsa menetapkan visi untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, maju, berdaulat, berbudaya, adil, dan makmur dengan semangat nasionalisme religius. Visi tersebut menempatkan nilai kebangsaan dan keagamaan sebagai fondasi dalam kehidupan bernegara.
Visi ini kemudian dijabarkan ke dalam sejumlah misi strategis yang menjadi arah gerak partai. Salah satunya adalah komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang adil dan menjunjung tinggi nilai hukum berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Partai ini juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme sebagai syarat utama membangun negara yang bermartabat.
Selain itu, misi partai mencakup upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa, menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, serta menegakkan hak asasi manusia dan supremasi hukum.
Dalam bidang ekonomi, partai baru ini menyatakan fokus pada pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga negara.
Partai ini juga mendorong pengembangan kemandirian ekonomi berbasis rakyat melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital.
Di sisi sosial dan budaya, Partai Gema Bangsa menargetkan terbentuknya masyarakat yang religius, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai agama dan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
Struktur Organisasi Partai
Dalam struktur kepengurusan pusat, Partai Gema Bangsa menempatkan Andogo Wiradi sebagai Ketua Dewan Pembina. Posisi Ketua Umum diemban oleh Ahmad Rofiq, sementara jabatan Sekretaris Jenderal dipegang oleh Muhammad Sopiyan.
Adapun, posisi lainnya di antaranya yakni:
- Wakil Ketua Umum I: Abd. Kholid Ahmad
- Wakil Ketua Umum II: Heri Budianto
- Wakil Ketua Umum III: Joko Nugroho
- Wakil Ketua Umum IV: Hendrik K
- Wakil Ketua Umum V: Jamalul Izza
- Wakil Ketua Umum VI: Nurmala
Profil Ketua Dewan Pembina Andogo Wiradi
Andogo merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen). Jabatan terakhirnya dalam dinas aktif adalah sebagai Koordinator Staf Ahli Panglima TNI. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat Deputi V Bidang Analisis Data dan Informasi Strategis di Kantor Staf Kepresidenan pada 2015.
Andogo Wiradi dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk keterlibatannya dalam berbagai penugasan militer di Timor Timur, Aceh, dan Papua.
Profil Ketua Umum Ahmad Rofiq
Rofiq memiliki latar belakang kuat di lingkungan Muhammadiyah dan dunia pergerakan politik. Karier politiknya dimulai pada 2006 ketika ia ikut mendirikan Partai Matahari Bangsa dan dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal.
Pada 2011, ia menjadi salah satu dari 45 deklarator Ormas Nasional Demokrat yang kemudian berkembang menjadi Partai NasDem. Dalam organisasi tersebut, ia kembali mengemban jabatan Sekretaris Jenderal.
Selanjutnya, pada 2013, Rofiq terlibat dalam pendirian Ormas Perindo bersama Hary Tanoesoedibjo yang menjadi cikal bakal Partai Persatuan Indonesia. Hampir satu dekade ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perindo.
Di luar aktivitas politik, Rofiq juga aktif di dunia usaha. Ia memimpin PT Syahravaraz Trans Cargo, menjabat Komisaris Independen PT MNC Sky Vision sejak 2014, serta mengelola sejumlah usaha di sektor transportasi, perjalanan, dan media. Pada Pilpres 2019, ia tercatat sebagai Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Profil Sekretaris Jenderal Muhammad Sopiyan
Sopiyan dikenal luas di kalangan aktivis dan akademisi. Ia meniti perjalanan organisasi melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dari tingkat komisariat hingga nasional. Selain aktif di Muhammadiyah, Sopiyan juga pernah menjabat Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Perindo.
Dalam bidang akademik, Sopiyan telah mengabdikan hampir dua puluh tahun sebagai dosen di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta. Latar belakang aktivisme dan akademik tersebut menjadi bekal penting dalam perannya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa.
Tinggalkan Komentar
Komentar