Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan Indonesia, dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pinjaman online, hingga aset kripto yang beralih ke pengawasannya sejak 2025. Sejak Maret 2026 OJK dipimpin Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi.
OJK berwenang mencabut izin bank dan perusahaan pembiayaan, mengenakan sanksi pada emiten, memblokir pinjol dan investasi ilegal lewat Satgas Pasti, serta menerbitkan aturan yang mengubah cara bank dan platform keuangan melayani nasabah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang OJK, dari regulasi baru, pencabutan izin, penanganan kasus industri keuangan, data kredit dan pinjol, hingga peringatan investasi ilegal. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
OJK Upayakan Ekstradisi Mantan CEO Investree, Adrian Gunadi
OJK terus berkoordinasi dengan penegak hukum untuk memulangkan Adrian Gunadi, mantan CEO Investree, yang kini masuk daftar red notice Interpol.
Baca selengkapnya →
KPK Tetapkan Dua Anggota DPR Tersangka Korupsi Dana CSR Bank Indonesia dan OJK
KPK menetapkan dua anggota DPR RI, HG dan ST, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana CSR dari Bank Indonesia dan OJK. Penyidikan dimulai sejak Desember 2024.
Baca selengkapnya →
Rekor Baru Pembiayaan Pinjol, Industri di Persimpangan Inovasi dan Tanggung Jawab Sosial
Ketergantungan terhadap pinjol untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek dapat menjerumuskan individu ke dalam siklus utang yang luar biasa sulit diputus.
Baca selengkapnya →
OJK Minta Bank Blokir Hampir 26 Ribu Rekening Judi Online
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginstruksikan perbankan memblokir 25.912 rekening yang terindikasi terkait judi online. Angka ini melonjak signifikan dari data bulan sebelumnya.
Baca selengkapnya →
Kopdes Berpotensi Bangun Kongsi Dengan BPR
KDMP dapat berperan sebagai agregator ekonomi desa, sementara BPR fokus menjalankan fungsi intermediasi keuangan yang berbasis mikro dan lokal
Baca selengkapnya →
Adrian Gunadi Jabat CEO di Doha di Tengah Status Tersangka Kasus Investree
Adrian Gunadi, mantan pimpinan Investree yang menjadi buronan di Indonesia terkait kasus dugaan penipuan, kini diketahui menjabat sebagai CEO untuk JTA Investree Doha.
Baca selengkapnya →
