banner-sheroes-yoga
Teknologi

iPhone 17 Pro Max Jadi Rajanya Tukar Tambah di Pasar Ponsel Bekas

iPhone 17 Pro Max mendominasi pasar tukar tambah dengan 11,5% kontribusi, meski baru dirilis. Harga bekas tinggi jadi alasan utama pengguna cepat menjual kembali.

Apple resmi merilis iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max
iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max: Foto: doc.Apple
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Fenomena menarik terjadi di pasar ponsel bekas: iPhone 17 Pro Max yang baru beberapa bulan dirilis justru menjadi perangkat paling banyak masuk program tukar tambah. 

Mengutip Antara yang melansir MacRumors menyebutkan, model ini menyumbang 11,5% dari 20 besar perangkat yang paling sering ditukar. Angka tersebut melonjak tajam dari 5,1% pada akhir November menjadi lebih dari dua kali lipat di awal Februari.

Menariknya, 86% unit yang ditukar berada dalam kondisi sangat baik atau baik. Hal ini menunjukkan banyak pengguna menjual kembali ponsel mereka tak lama setelah membeli. Biasanya, tren tukar tambah didominasi ponsel lama karena jumlah pengguna lebih besar dan siklus pemakaian lebih panjang. Namun kali ini, iPhone 17 Pro Max yang masih segar di pasaran justru mendominasi.

Sebagai perbandingan, iPhone 15 Pro Max dan iPhone 14 Pro Max masing-masing hanya menyumbang sekitar 7,3%, sementara iPhone 16 Pro Max dan iPhone 13 berada di kisaran 7,2%. Secara keseluruhan, 20 model teratas mencakup hampir setengah dari seluruh aktivitas tukar tambah.

Dari sisi harga, iPhone 17 Pro Max mengalami penurunan nilai sekitar 25,4% dalam 145 hari sejak peluncuran. Angka ini lebih kecil dibanding iPhone 16 Pro Max yang turun 32,5% dalam periode serupa. Artinya, model terbaru ini relatif lebih mampu mempertahankan harga jual kembali. Saat ini, harga bekas iPhone 17 Pro Max dalam kondisi sangat baik berada di kisaran US$967,50 atau sekitar Rp16,3 juta.

Tingginya aktivitas tukar tambah kemungkinan dipicu oleh harga jual kembali yang masih tinggi. Banyak pengguna memanfaatkan momentum ini untuk menjual perangkat mereka, baik demi mengganti dengan model lain maupun karena alasan kebutuhan ekonomi.

Jika melihat tren global, fenomena ini sejalan dengan laporan IDC yang menyebutkan pasar ponsel bekas tumbuh pesat dan diperkirakan mencapai nilai lebih dari US$67 miliar pada 2026. Faktor utama pendorongnya adalah siklus upgrade yang semakin cepat, serta meningkatnya kesadaran konsumen terhadap nilai jual kembali perangkat premium seperti iPhone.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai iPhone 17 Pro, iPhone 17, dan Smartphone dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.