periskop.id - Kepergian Lucky menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia, khususnya bagi para penggemar karya-karya Element. Sosok Lucky sangat dikenang oleh para penggemar yang setia mengikuti perjalanan kariernya, termasuk perjuangan panjangnya dalam melawan penyakit.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh aktor yang juga sahabat Lucky, Ferdy Tahier. Ia menyampaikan informasi itu melalui unggahan di feed Instagram pribadinya.
Profil Lucky Element
Lucky Widja, atau yang lebih dikenal sebagai Lucky Element, merupakan vokalis band Element yang namanya melejit pada era 2000-an. Pemilik nama lengkap Lucky Widjatmoko ini lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976.
Namanya mulai dikenal luas setelah bergabung dengan Element, band yang berdiri sejak 1997. Popularitas Element mencapai puncaknya pada awal tahun 2000-an dengan deretan lagu yang digemari berbagai kalangan.
Musik Element dikenal bernuansa pop yang ringan dan mudah didengar, dengan lirik yang mengangkat kisah cinta serta kehidupan sehari-hari. Dalam perjalanan band tersebut, Lucky memegang peran penting dan menjadi salah satu identitas kuat Element.
Dengan karakter vokal yang khas dan lagu-lagu bertema romantis, Lucky berhasil membentuk warna musik Element di industri musik Indonesia. Sebelum terjun sebagai musisi, Lucky lebih dulu berkecimpung di dunia hiburan sebagai model. Ia sempat tampil di sejumlah majalah remaja dan iklan pada era 1990-an, sebelum akhirnya fokus berkarier di dunia musik.
Perjalanan Solo Karier, Reuni, dan Karya Terakhir Lucky Element
Pada tahun 2005, Lucky memutuskan hengkang dari Element karena adanya perbedaan pandangan dalam bermusik. Setelah itu, ia memilih jalur solo dan merilis album Untukmu Cinta pada 2006. Di fase ini, Lucky juga aktif di balik layar sebagai penulis lagu dan produser, menggarap karya untuk sejumlah musisi tanah air.
Rasa rindu terhadap band yang membesarkan namanya akhirnya membawa Lucky kembali bergabung dengan Element dalam format reuni pada 2017. Kebersamaan tersebut berlanjut hingga ia kembali menjadi personil tetap Element pada 2020.
Di luar aktivitasnya bersama band, Lucky tetap menunjukkan produktivitasnya di dunia musik. Ia merilis single “Biar Saja” pada 2016, sempat menjajal genre EDM sebagai DJ pada 2017, hingga meluncurkan lagu solo “Mencintaimu Merelakanmu” pada 2024. Lagu tersebut ia persembahkan sebagai ungkapan duka dan kenangan untuk mendiang sang ayah.
Masalah Kesehatan yang Dialami Lucky Element
Di luar kariernya di dunia musik, Lucky diketahui memiliki riwayat penyakit serius. Ia sempat mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengidap tuberkulosis (TB) ginjal sejak tahun 2022.
TB ginjal sendiri merupakan jenis TB ekstra paru yang menyerang organ ginjal. Jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang cukup berat. Karena itu, Lucky harus menjalani pengobatan serta perawatan intensif dalam waktu yang tidak singkat.
Detik Kepergian Lucky Element
Hasil pemeriksaan CT scan menunjukkan kondisi ginjal Lucky mengalami gangguan serius. Salah satu ginjalnya diketahui mengecil, sementara ginjal lainnya justru membengkak akibat tersumbatnya aliran urine. Kondisi tersebut membuat Lucky harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, termasuk pemasangan selang serta terapi lanjutan.
Lucky Element dikabarkan berpulang setelah kondisi kesehatannya terus menurun. Ia disebut mengalami keterlambatan menjalani tindakan cuci darah yang berdampak pada memburuknya kondisi tubuh hingga memicu sesak napas.
Kepergian Lucky menjadi kabar duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat dekat, serta rekan-rekannya di dunia musik. Berbagai ucapan belasungkawa dan doa pun berdatangan dari banyak pihak sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusinya bagi industri musik tanah air.
Jenazah Lucky Widja rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Senin, 26 Januari 2026, usai Shalat Dzuhur. Kepergiannya meninggalkan jejak karya, kenangan, serta kisah perjuangan hidup yang akan selalu dikenang.
Tinggalkan Komentar
Komentar