periskop.id - Pemerintah Kabupaten Batang ikut menghadirkan program mudik gratis untuk membantu kebutuhan mobilisasi masyarakat Kabupaten Batang yang merantau di luar daerah agar dapat pulang ke kampung halaman. Program ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mendukung kelancaran arus mudik.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Perhubungan Batang, Sakti Nurhuda, menyampaikan bahwa program mudik gratis tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Batang dan sejumlah badan penghubung. Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan warga Batang yang merantau dapat pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga dan tiba dengan selamat.

Jumlah Bus dan Kuota yang Disediakan

Melansir dari situs resmi Kabupaten Batang, Pemkab Batang akan menyediakan tiga unit bus untuk mengakomodasi kebutuhan mudik masyarakat Batang. Setiap bus memiliki kapasitas sebanyak 50 penumpang. Dengan kata lain, total peserta yang dapat mengikuti program ini sebanyak 150 orang.

Jadwal Keberangkatan

Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemkab Batang dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB. Adapun titik keberangkatan akan dipusatkan di Museum Purna Bhakti Pertiwi yang berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Prosesi pelepasan pemudik rencananya akan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah bersama rombongan mudik gratis lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Oleh karena itu, para pemudik diimbau untuk memperhatikan jadwal dan lokasi keberangkatan agar terhindar dari kekeliruan sehingga perjalanan mudik dapat berjalan lancar.

Lokasi Kedatangan

Seluruh bus yang digunakan sebagai armada program mudik gratis dari Kabupaten Batang akan berakhir dan menurunkan penumpang di Rest Area Dishub Batang. Dishub akan membangun posko penyambutan untuk menjamin keamanan pemudik hingga dijemput oleh keluarganya masing-masing.

Harapan Terhadap Program Mudik Gratis

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Perhubungan Batang, Sakti Nurhuda, berharap program mudik gratis dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya pada tahun-tahun mendatang. Harapan tersebut didasari oleh tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini sehingga diperlukan upaya berkelanjutan untuk memberikan pelayanan yang semakin baik.

Dengan peningkatan kualitas layanan, program ini diharapkan mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk memanfaatkannya sebagai sarana mobilisasi saat mudik. Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi dan membantu kebutuhan sosial warganya.

Selain itu, Pemkab Batang juga terus memberikan dukungan agar program mudik gratis dapat berjalan dengan lancar. Dukungan tersebut bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Batang yang hendak pulang ke kampung halaman sehingga dapat bertemu keluarga dengan selamat.