banner-sheroes-yoga
Nasional

Dua Jemaah Wafat di Madinah, Total Tujuh Tamu Allah Tutup Usia

Kementerian Haji dan Umrah mengonfirmasi total jemaah haji Indonesia tutup usia di Tanah Suci mencapai tujuh orang. Dua jemaah terbaru dilaporkan wafat di Madinah.

Ibadah Haji 2026
Umat Muslim sedang melakukan Ibadah Haji. (Unsplash)
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengonfirmasi daftar jemaah haji asal Indonesia tutup usia di Tanah Suci kini bertambah menjadi total tujuh orang.

​"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkap Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh. Hasan Afandi dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (2/5).

​Hasan menguraikan penambahan angka duka tersebut berasal dari kabar berpulangnya dua orang jemaah di Kota Madinah.

​Kedua tamu Allah tersebut teridentifikasi bernama Siti Sri Rahayu Sanusi dan Endar Jaya Purwadi.

​Hasan memaparkan Siti merupakan jemaah dari kelompok terbang SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan.

​Ia menambahkan Endar tercatat berangkat menuju Tanah Suci melalui kelompok terbang BPN-01 asal Kota Samarinda.

​Pemerintah kini terus memantau ketat kondisi fisik puluhan ribu jemaah lain di tengah ancaman cuaca panas ekstrem Arab Saudi.

​Hasan merinci sebanyak 5.576 jemaah saat ini terpaksa menjalani perawatan jalan akibat mengalami berbagai gangguan kesehatan.

​Tim medis turut merujuk 105 jemaah menuju Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan 125 orang ke Rumah Sakit Arab Saudi.

​Tiga puluh sembilan orang jemaah hingga kini berstatus masih menjalani masa perawatan intensif di rumah sakit setempat.

​Hasan mengimbau seluruh tamu Allah selalu menjaga kondisi fisik, mengatur waktu ibadah, serta memperbanyak konsumsi air putih.

​"Fokus kami adalah memastikan jemaah terlindungi, ibadah berjalan sesuai ketentuan, dan seluruh layanan haji berlangsung aman," tutup Hasan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), dan Haji dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.