periskop.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia lewat Korlantas Polri kembali hadir dengan program Mudik Gratis Presisi 2026. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebutkan bahwa sebanyak 32 ribu pemudik telah mendaftar dalam program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar Polri.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebutkan bahwa sebanyak 32 ribu pemudik telah mendaftar dalam program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar Polri.

“Antusiasme pemudik yang tembus lebih dari 32 ribu orang ini jadi bukti kalau program Mudik Gratis Presisi 2026 memang sangat dinanti masyarakat,” ujarnya di Jawa Tengah, Senin.

Ia menjelaskan, program mudik gratis ini bukan hanya soal menyediakan transportasi, tetapi juga bentuk kepedulian dan pendekatan humanis dari Polri kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran sekaligus keamanan arus mudik secara nasional.

Program tersebut sejalan dengan tema yang diusung tahun ini, yaitu “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Ia pun berharap, melalui fasilitas ini para peserta bisa menjalani perjalanan dengan lebih tenang, sampai di kampung halaman dengan selamat, dan merasakan momen kebersamaan yang hangat bersama keluarga.

Hingga Senin, 16 Maret 2026, laporan dari Posko Operasi Ketupat 2026 juga menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi di berbagai daerah. Program ini pun menjadi pilihan praktis bagi warga yang ingin mudik dengan aman dan nyaman.

Untuk menunjang mobilitas pemudik dalam jumlah besar, Polri telah menyiapkan armada transportasi yang cukup lengkap. Tercatat ada 663 unit bus, 29 unit kendaraan Hiace, hingga satu unit Kapal Motor Penumpang (KMP) yang disediakan demi memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman.

Secara keseluruhan, program ini berhasil mengakomodasi sebanyak 32.721 peserta yang diberangkatkan melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di berbagai wilayah Indonesia.

Wilayah Polda Jawa Tengah tercatat menjadi yang terbanyak, dengan 13.040 peserta yang diberangkatkan menggunakan 326 unit bus. Disusul Polda Sumatera Barat yang memfasilitasi sekitar 12.000 pemudik.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga turut ambil bagian dengan memberangkatkan 2.500 peserta menggunakan 60 unit bus dari wilayah ibu kota.

Kakorlantas berharap, melalui fasilitas ini para peserta Mudik Gratis Presisi bisa menjalani perjalanan dengan lebih tenang, tiba dengan selamat di kampung halaman, dan menikmati momen kebersamaan bersama keluarga.

Tak hanya di wilayah dengan jumlah peserta besar, jajaran Polda lain seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Bali, Kalimantan Selatan, hingga Bengkulu dan Riau juga aktif mendukung program ini. Mereka memastikan masyarakat yang ingin mudik tetap mendapatkan akses transportasi yang aman dan layak.

Dengan pengaturan tersebut, diharapkan angka kecelakaan di jalan raya bisa ditekan, terutama bagi warga yang sebelumnya berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi yang kurang aman untuk perjalanan jarak jauh.