periskop.id - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menutup tahun 2025 dengan kinerja prapenjualan yang solid. Pengembang kawasan terpadu PIK 2 ini berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp4,3 triliun, atau setara 100% dari target awal yang ditetapkan perusahaan.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menilai capaian tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian. Ia menyebut 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat, di mana PANI tetap berfokus pada pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan di tengah perubahan daya beli masyarakat.
“Pencapaian 100% target prapenjualan menunjukkan bahwa pengembangan kawasan PIK 2 yang terintegrasi, berbasis fundamental kuat, dan relevan dengan kebutuhan pasar masih mendapatkan kepercayaan konsumen serta investor,” ujar Sugianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (7/2).
Selain itu, Sugianto menegaskan bahwa keberhasilan memenuhi target prapenjualan secara penuh juga mencerminkan efektivitas strategi pengembangan kawasan yang dijalankan perseroan. Dengan pendekatan jangka panjang dan perencanaan terukur, PANI mampu menjaga momentum penjualan meski pasar properti nasional masih berada dalam fase penyesuaian.
Dari sisi kontribusi, segmen residensial menjadi penopang utama dengan prapenjualan mencapai Rp2 triliun atau 47% dari total. Penjualan kaveling tanah komersial menyusul sebesar Rp1,2 triliun atau 28%, sementara produk komersial menyumbang Rp1,07 triliun atau sekitar 25%.
Sepanjang 2025, PANI memasarkan sejumlah proyek unggulan di segmen hunian, antara lain Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Padma, Pasadena Spring, Ilona Pasadena Hills, Sapporo Residences, Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, hingga Permata Hijau Residences.
Sementara itu, segmen komersial ditopang proyek-proyek seperti SOHO The Bund, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside, SOHO The Riverside Boulevard, Bizpark PIK 2, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Pasar Milenial. Adapun kaveling tanah komersial sebagian besar berlokasi di kawasan CBD PIK 2 yang terus dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Ke depan, perseroan akan melanjutkan pengembangan kawasan PIK 2 secara bertahap dan terukur, dengan tetap mengedepankan keberlanjutan, integrasi fungsi kawasan, serta penciptaan nilai jangka panjang,” tutur Sugianto.
Tinggalkan Komentar
Komentar