periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah akan memberlakukan Work From Anywhere (WFA) menjelang Hari Raya Lebaran 2026. Kebijakan ini rencananya berlaku pada tanggal 16 hingga 17 Maret dan 25 sampai 27 Maret. Hal ini bertujuan memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk menyesuaikan jadwal liburan.

"Jadi kalau boleh dispill work from anywhere tanggal 16,17 tanggal 25,26,27. Supaya yang bolong-bolong mendekati nanti hari raya lebaran itu bisa diisi oleh work from anywhere," ucapnya dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) di Jakarta, Kamis (5/2).

Selain itu, untuk mempermudah perjalanan pemerintah juga memberikan diskon tiket transportasi. Tiket kereta api dan kapal mendapatkan masing-masing potongan 30%, sementara tiket pesawat mendapatkan potongan 17–18%.  Langkah ini diharapkan membuat perencanaan liburan lebih matang, sekaligus mendorong mobilitas yang meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

“Dukungan ini sejalan dengan upaya mendorong sektor pariwisata dan mendukung pengusaha,” sambung Airlangga.

Kemudian, ia juga menyoroti secara makro kondisi ekonomi nasional tetap kuat. Inflasi terjaga di angka 2,92% pada Desember 2025 dan naik moderat menjadi 3,55% di Januari 2026, masih dalam kisaran aman 2,5% ±1%.

Sektor perbankan juga menunjukkan kinerja solid. Pertumbuhan kredit pada Desember mencapai 9,6%. Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat 25,87%, sementara rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya 36,39%.

"Dengan indikator makro yang stabil ini,langkah stimulus sosial dan fleksibilitas kerja mampu mendukung konsumsi, mendorong pariwisata, dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan menjelang Lebaran 2026," tutup Airlangga