UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI, Kontribusi Tembus 60% ke PDB
Airlangga Hartarto menyebut UMKM menyumbang lebih dari 60% PDB dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Pemerintah dorong pembiayaan, literasi keuangan, dan digitalisasi lewat KUR ser...

periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
"UMKM kita ketahui menjadi andalan dimana ini menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB," ucapnya dalam agenda peluncuran program Aksi Klik dan Gerakan Aku Bisa Sejahtera yang digelar oleh Bank Indonesia, Jumat (6/3).
Selain itu, kata dia UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional, bahkan menyerap hampir 97% tenaga kerja.
“Hampir 97% tenaga kerja kita bekerja di sektor UMKM, dan ini menjadi tantangan karena kita harus mendorong mereka mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” sambungnya.
Nantinya, untuk memperkuat sektor ini, Pemerintah akan terus mendorong pembiayaan dan literasi keuangan untuk memperkuat sektor ini.
Selain itu, untuk mendukung pertumbuhan UMKM, pemerintah memperluas akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan ultra mikro yang dijalankan oleh Permodalan Nasional Madani melalui program Mekaar dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).
"Skema ini ditujukan bagi usaha dari level ultramikro hingga yang lebih produktif," tambahnya.
Tidak hanya pembiayaan, pemerintah juga fokus pada literasi keuangan. Program Aksi Klik dan Gerakan Aku Bisa Sejahtera diluncurkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola arus kas, risiko, dan perencanaan keuangan masa depan.
Transformasi digital juga menjadi bagian dari strategi pemerintah. Sistem pembayaran digital seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mempermudah transaksi UMKM di berbagai kabupaten dan kota untuk mengatasi hambatan jarak, akses, dan biaya.
Kemudian, Airlangga mengklaim kombinasi pembiayaan, edukasi, dan digitalisasi akan mendorong UMKM naik kelas, memperkuat daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui penguatan literasi, inklusi, dan digitalisasi keuangan, pelaku usaha dapat berkembang lebih produktif, keluarga semakin tangguh, dan masyarakat mandiri secara finansial,” tuturnya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai UMKM, Airlangga Hartarto, dan ekonomi dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.