periskop.id - Harga emas turun tipis pada Selasa (2/12), setelah sehari sebelumnya mencapai level tertinggi enam minggu. Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan aksi ambil untung menekan harga, sementara investor menantikan data ekonomi AS untuk menilai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Melansir Reuters, Selasa (2/12), emas spot turun 0,4% ke level $4.216,13 per ons pada pukul 04.36 GMT, setelah pada Senin sempat menyentuh level tertinggi sejak 21 Oktober. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,7% ke $4.246,60 per ons.
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun berada dekat level tertinggi dua minggu yang disentuh pada sesi sebelumnya, sehingga mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan bunga.
"Emas sedang tampil lemah hari ini, tapi gambaran fundamentalnya tidak berubah, termasuk perkiraan pemotongan suku bunga AS yang seharusnya mendukung emas dari sisi imbal hasil," kata Tim Waterer, Chief Market Analyst KCM Trade.
Pasar bergerak hati-hati karena Ketua The Fed, Jerome Powell, diperkirakan tidak akan terdengar terlalu dovish seperti beberapa rekannya. Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) inti, ukuran inflasi favorit The Fed yang akan dirilis Jumat diperkirakan tetap relatif stabil, ujar Waterer.
Dalam pernyataannya yang disiapkan untuk pidato di Stanford University pada Senin malam, Powell tidak memberikan komentar terkait ekonomi atau kebijakan moneter.
Investor kini menunggu data penting AS pekan ini, termasuk laporan pekerjaan ADP November pada Rabu dan Indeks PCE September yang tertunda pada Jumat. Saat ini, pasar mematok peluang 88% The Fed akan menurunkan suku bunga pada Desember, menurut alat FedWatch CME.
Sementara itu, penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, menyatakan bersedia menjabat sebagai Ketua The Fed, setelah Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut kemungkinan pengumuman sebelum Natal. Hassett, seperti Presiden Donald Trump, menginginkan suku bunga lebih rendah.
Suku bunga rendah biasanya menguntungkan emas yang tidak memberikan bunga. SPDR Gold Trust, dana ETF berbasis emas terbesar dunia, melaporkan kepemilikannya naik 0,44% menjadi 1.050,01 ton metrik pada Senin, dari 1.045,43 ton pada Jumat.
Di pasar logam lainnya, perak turun 1,5% ke $57,10 per ons, platinum melemah 0,5% ke $1.649,72, dan paladium turun 0,5% ke $1.417,0.
Tinggalkan Komentar
Komentar