Periskop.id - Lembaga riset Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis temuan survei nasional terbaru bertajuk Program Khusus Presiden: MBG dan KDMP. 

Survei yang diselenggarakan pada periode 5 hingga 19 Juli 2026 ini menyoroti tingkat keyakinan masyarakat terhadap keberlangsungan dan kemajuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah pemukiman mereka.

Hasil temuan menunjukkan mayoritas publik yang mengetahui program tersebut justru meragukan masa depan KDMP. Dari kelompok responden yang tahu, sebanyak 61,1% mengaku kurang atau tidak yakin sama sekali bahwa KDMP di desa maupun kelurahan mereka akan mampu berkembang. 

Sebaliknya, publik yang optimistis dan meyakini koperasi tersebut bakal maju hanya menyentuh angka 25%.

Rincian Tingkat Keyakinan Publik

Secara lebih terperinci, responden yang menyatakan sangat yakin keberadaan KDMP di lingkungannya akan berkembang berada di tingkat yang sangat rendah, yakni 2,4%. Sementara responden yang menjawab cukup yakin tercatat sebesar 22,6%.

Di sisi lain, keraguan masyarakat didominasi oleh kelompok yang merasa kurang yakin dengan persentase 38,9%, disusul responden yang tidak yakin sama sekali sebesar 22,2%. 

Adapun responden yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab tercatat sebanyak 13,9%.

Untuk memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai persepsi publik terhadap masa depan koperasi desa ini, berikut adalah rincian proporsi jawaban responden berdasarkan tingkat keyakinannya:

Tingkat Keyakinan RespondenPersentase (%)
Sangat Yakin2,4
Cukup Yakin22,6
Kurang Yakin38,9
Tidak Yakin Sama Sekali22,2
Tidak Tahu / Tidak Menjawab (TT/TJ)13,9

Tren Penurunan Kepercayaan Selama Sembilan Bulan

Survei SMRC juga memetakan pergerakan persepsi masyarakat dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir, yakni sejak November 2025 hingga Juli 2026. Data memperlihatkan adanya tren penurunan optimisme yang cukup tajam di tengah masyarakat.

Pada survei November 2025, proporsi warga yang merasa sangat atau cukup yakin KDMP akan berkembang masih berada di angka 43,3%. Angka ini melandai ke 41,7% pada periode 26 Februari hingga 5 Maret 2026, sebelum akhirnya anjlok ke level 25% pada survei Juli 2026.

Kondisi bertolak belakang terjadi pada kelompok yang kurang atau tidak yakin. Sentimen pesimisme yang semula berada di angka 43,5% pada November 2025 naik menjadi 48,4% pada awal Maret 2026, dan melonjak hingga mencapai 61,1% pada Juli 2026.

Dinamika pergeseran keyakinan masyarakat dari waktu ke waktu tersebut dirangkum secara ringkas dalam perbandingan periode survei di bawah ini:

Periode SurveiSangat / Cukup Yakin (%)Kurang / Tidak Yakin (%)Tidak Tahu / Tidak Menjawab (%)
November 202543,343,513,2
26 Februari – 5 Maret 202641,748,49,9
5 – 19 Juli 202625,061,113,9