Periskop.id - Dinamika dunia kerja saat ini terus mengalami perubahan seiring dengan masuknya angkatan kerja dari kalangan generasi muda. Sebuah hasil riset kolaborasi antara Jakpat dan Jangkara Data Lab Company mencoba memotret secara mendalam bagaimana pandangan, preferensi karir, serta tingkat kepuasan gaji generasi Z di Indonesia saat ini.

Berdasarkan data riset yang melibatkan sebanyak 1.185 responden, terungkap bahwa mayoritas Gen Z memiliki ekspektasi gaji yang tergolong realistis dan berada di tingkat moderat.

Gambaran Ekspektasi Gaji Ideal Generasi Muda

Dalam riset tersebut, sebanyak 40% responden mengungkapkan bahwa plafon gaji ideal yang mereka harapkan berada pada kisaran Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan. Angka ini menjadi kelompok ekspektasi terbesar dibandingkan kelompok nominal lainnya.

Sementara itu, sebanyak 31% responden mengharapkan gaji di kisaran Rp1 juta hingga Rp5 juta per bulan. Di tingkat yang lebih tinggi, ada 15% responden yang menginginkan gaji antara Rp10 juta sampai Rp20 juta. 

Adapun responden yang memasang ekspektasi tinggi dengan mengharapkan pendapatan di atas Rp20 juta per bulan jumlahnya terbilang paling sedikit, yaitu hanya mencapai 14%.

Pendapatan Saat Ini dan Tingkat Kepuasan Responden

Terkait dengan kondisi finansial yang diterima saat ini, riset ini mengukur sejauh mana gaji para responden mendekati angka yang mereka harapkan. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan berada pada rentang yang cukup beragam, dengan porsi terbesar berada di posisi netral.

Sebanyak 33% responden (393 orang) menilai penghasilan mereka saat ini berada di posisi moderat atau biasa saja, yang berarti tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah dari ekspektasi awal mereka.

Jika ditinjau dari kelompok yang merasa puas, ada 20% responden (236 orang) yang menyatakan setuju bahwa gaji mereka saat ini sudah mendekati ekspektasi. Selain itu, sebanyak 13% responden (154 orang) mengaku sangat setuju dengan pernyataan tersebut.

Di sisi lain, masih ada sebagian pekerja yang merasa pendapatan mereka belum sesuai dengan harapan. Sebanyak 20% responden (232 orang) menyatakan tidak setuju bahwa gaji mereka mendekati ekspektasi, dan 14% sisanya (170 orang) secara tegas menyatakan sangat tidak setuju.