Periskop.id - Huawei dikabarkan tengah menyiapkan ponsel anyar bernama Nova 16 SE dengan kapasitas baterai yang tidak biasa untuk kelas menengah. Bocoran spesifikasi menyebut baterai perangkat ini mencapai 8.500 mAh, jauh melampaui rata-rata ponsel di pasaran saat ini.

Kapasitas baterai ponsel pada umumnya berkisar 5.000 mAh hingga 6.000 mAh. Angka 8.500 mAh biasanya cuma ditemukan pada tablet atau ponsel tangguh (rugged phone) yang punya bodi tebal.

Kehadiran baterai sebesar itu di bodi yang diklaim tetap ramping mengindikasikan adanya inovasi pada kepadatan energi sel baterai. Huawei disebut kemungkinan besar memakai teknologi silikon-karbon agar kapasitas jumbo tersebut tetap muat tanpa membuat ponsel terlalu tebal.

Dengan baterai sebesar itu, pengguna diprediksi bisa memakai ponsel hingga 3-4 hari dalam pemakaian normal tanpa perlu mengisi daya ulang.

Di sektor layar, Huawei Nova 16 SE diprediksi mengusung panel OLED 6,7 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Desain punch-hole di bagian tengah atas layar tetap dipertahankan untuk menampung kamera swafoto.

Sebagai bagian dari keluarga Nova, seri SE biasanya diposisikan sebagai varian yang lebih terjangkau namun tetap membawa estetika premium. Chipset yang bakal digunakan disebut-sebut dari lini Kirin 5G, meski data tersebut masih dalam tahap validasi.

Fitur pengisian daya cepat turut dirumorkan hadir, dengan opsi 66W atau 100W SuperCharge. Ponsel ini juga digadang-gadang menjalankan sistem operasi HarmonyOS 4.2 atau HarmonyOS NEXT.

Dari sisi kamera, Huawei Nova 16 SE dikabarkan membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP yang dilengkapi teknologi XMAGE untuk pemrosesan warna. Fitur AI Photography khas Huawei juga dipastikan hadir untuk membantu pengambilan gambar di kondisi minim cahaya.

Soal konektivitas, ponsel ini akan mengandalkan ekosistem AppGallery milik Huawei mengingat keterbatasan akses ke layanan Google (GMS). Dukungan jaringan 5G juga diharapkan menjadi standar seiring pengembangan chipset Kirin internal Huawei yang makin matang.

Hingga saat ini, spesifikasi rinci soal chipset dan harga resmi di Indonesia masih dalam tahap validasi. Pihak Huawei Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal peluncuran seri Nova 16 di pasar domestik.

Jika klaim baterai 8.500 mAh ini terbukti benar, Huawei berpotensi punya keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi kompetitor di kelas harga yang sama. Konsekuensinya, bobot perangkat diperkirakan bertambah, sementara absennya Google Mobile Services masih jadi kendala bagi sebagian pengguna di Indonesia.