periskop.id - PT Telemedia Komunikasi Pratama anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIF) atau Surge mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan layanan internet nasional setelah berhasil menyelesaikan Uji Laik Operasi (ULO) dan memperoleh lisensi operasional untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) yaitu IRA (Internet Rakyat) berbasis pita frekuensi 1,4 GHz. Dengan pencapaian ini, layanan tersebut dinyatakan siap diluncurkan dan dioperasikan secara komersial.

Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk Shannedy Ong menyatakan keberhasilan ULO dan perolehan lisensi operasional merupakan key milestone strategis bagi perusahaan.

"Dengan kesiapan operasional yang telah tercapai, kami siap mempercepat realisasi layanan IRA (Internet Rakyat) secara komersial kepada masyarakat, terutama bagi lebih dari 1,1 juta pendaftar yang telah melakukan preregistrasi,” ujarnya dalam keterangan resmi Rabu (28/1).

Shannedy menyampaikan keberhasilan memperoleh izin operasional ini menandai kesiapan penuh PT Telemedia Komunikasi Pratama dalam menghadirkan layanan FWA komersial pertama di dunia yang memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz.

"Seluruh tahapan ULO telah dilalui dengan memenuhi persyaratan teknis, operasional, serta ketentuan regulasi yang berlaku," sambungnya.

Adapun,pelaksanaan ULO merupakan kelanjutan dari keberhasilan perusahaan memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz pada Oktober 2025. Dalam proses pengujian, perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas dan kualitas koneksi, keandalan sistem, hingga kesiapan infrastruktur pendukung layanan.

"Hasil pengujian menunjukkan bahwa layanan IRA (Internet Rakyat) mampu melampaui standar minimum kecepatan unduh yang ditetapkan regulator, yakni hingga 100 Mbps," terang Shannedy.

Uji kecepatan yang dilakukan menggunakan berbagai perangkat termasuk laptop dan ponsel, memperlihatkan konsistensi performa jaringan yang stabil dan andal, sehingga memenuhi standar kualitas layanan untuk memperoleh lisensi operasional.

Pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz pada layanan FWA ini menjadi terobosan dalam industri telekomunikasi global. Secara komersial, IRA (Internet Rakyat) tercatat sebagai implementasi pertama di dunia yang mengoperasikan layanan FWA berbasis pita frekuensi tersebut, sekaligus membuka peluang pengembangan ekosistem FWA yang lebih luas.

Dari sisi teknis, pita frekuensi 1,4 GHz memiliki keunggulan berupa penetrasi sinyal indoor yang kuat, jangkauan layanan yang luas, serta kualitas koneksi yang stabil. Efisiensi biaya pembangunan jaringan menjadikan teknologi ini ideal untuk memperluas akses internet terjangkau, khususnya di kawasan dengan kepadatan hunian tinggi dan keterbatasan infrastruktur kabel.

Pencapaian ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses internet serta percepatan transformasi digital nasional. Layanan IRA dirancang sebagai solusi konektivitas yang inklusif, cepat diimplementasikan, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem PT Solusi Sinergi Digital Tbk, PT Telemedia Komunikasi Pratama akan segera melaksanakan peluncuran komersial layanan FWA 1,4 GHz IRA. SURGE optimistis layanan ini akan menjadi salah satu pilar utama dalam memperluas penetrasi internet nasional dan mendorong transformasi digital Indonesia secara merata.