periskop.id - Cara detoks tubuh sering dianggap sebagai solusi cepat untuk membersihkan racun dan mengembalikan kebugaran. Padahal, tubuh sebenarnya sudah memiliki sistem detoks alami yang bekerja melalui hati, ginjal, usus, paru-paru, dan kulit. Meski begitu, pola hidup yang kurang sehat bisa membuat proses ini tidak berjalan optimal. 

Karena itu, memahami cara detoks tubuh yang tepat dan aman penting agar kesehatan tetap terjaga tanpa harus menjalani diet ekstrem. Cek di sini untuk tahu selengkapnya!

Pengertian Detoks Tubuh

Detoks adalah cara tubuh secara alami menyingkirkan racun dan zat yang tidak dibutuhkan. Racun ini bisa berasal dari makanan olahan, polusi udara, asap rokok, hingga stres sehari-hari. Organ seperti hati, ginjal, dan usus besar berperan penting dalam membersihkan tubuh agar tetap sehat.

Sebenarnya, setiap hari tubuh kita sudah terpapar berbagai racun, dari polusi, bahan kimia, sampai pestisida dalam makanan. Racun-racun ini dianggap bisa menumpuk di jaringan tubuh, lemak, atau tulang yang kadang bikin kita merasa lelah, sakit kepala, atau perut kembung.

Maka dari itu, kita perlu detoks tubuh supaya semua racun-racun di tubuh kita bisa keluar. Nggak jarang, detoks akan membuat kita merasa lebih ringan atau berhasil menurunkan berat badan. Namun, itu biasanya disebabkan kalori yang dikonsumsi berkurang drastis atau menjauhi makanan olahan yang tidak sehat.

Manfaat Detoks Tubuh

1. Penurunan Berat Badan 

Detoks bisa membuat berat badan turun karena asupan kalori dikurangi secara drastis.

2. Lebih Banyak Konsumsi Buah dan Sayur 

Pola detoks sering mendorong orang untuk makan buah dan sayur lebih sering. Sebenarnya, hal ini baik karena banyak orang yang asupan buah dan sayurnya masih kurang.

3. Hidrasi Tubuh Lebih Terjaga 

Detoks umumnya menekankan minum air putih lebih banyak sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi dan membuang limbah lewat urin, keringat, dan feses.
4. Asupan Antioksidan Meningkat 

Beberapa makanan dalam diet detoks mengandung antioksidan seperti glutathione yang membantu melawan racun, meski bukti ilmiahnya masih terbatas.

Cara Detoks Alami

Tubuh kita punya sistem pintar untuk membuang racun yang melibatkan hati, ginjal, pencernaan, kulit, dan paru-paru. Namun, sistem ini baru berjalan maksimal kalau organ-organ tersebut dalam kondisi sehat.

Daripada mengandalkan diet atau produk tertentu untuk detoks tubuh, lebih baik fokus menjaga dan mendukung kemampuan detoks alami tubuh. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Batasi Alkohol

Minum alkohol berlebihan bisa merusak hati dengan menumpuk lemak serta memicu peradangan dan jaringan parut. Hati yang sehat sangat penting untuk menyaring racun dari tubuh. Jadi, mengurangi atau menghindari alkohol sama dengan memberi hati kesempatan bekerja maksimal.

2. Tidur Cukup dan Berkualitas 

Tidur bukan sekadar istirahat, tapi juga saat tubuh dan otak membersihkan limbah beracun yang menumpuk sepanjang hari. Kurang tidur bisa membuat racun menumpuk, memengaruhi energi, konsentrasi, dan kesehatan secara keseluruhan.

3. Minum Air yang Cukup 

Air membantu tubuh membuang limbah melalui urin, keringat, dan pernapasan. Selain itu, air menjaga suhu tubuh, melumasi sendi, dan membantu pencernaan serta penyerapan nutrisi. Terhidrasi dengan baik berarti proses detoks alami tubuh berjalan lancar.

4. Kurangi Gula dan Makanan Olahan 

Makanan manis dan olahan berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Kondisi ini merusak organ penting seperti hati dan ginjal sehingga kemampuan tubuh untuk membuang racun alami berkurang.

5. Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan 

Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dan memicu stres oksidatif. Buah beri, sayuran, kacang, rempah, kakao, kopi, dan teh hijau adalah contoh makanan kaya antioksidan yang membantu tubuh melawan racun dan menjaga sel tetap sehat.

6. Makan Makanan Tinggi Prebiotik 

Prebiotik adalah serat yang memberi makan bakteri baik di usus (probiotik). Usus yang sehat mendukung sistem detoksifikasi alami tubuh. Contohnya, pisang, tomat, asparagus, bawang bombay, bawang putih, artichoke, asparagus, dan oat.

7. Aktif Bergerak 

Olahraga rutin mengurangi peradangan, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu organ tubuh bekerja optimal. Disarankan minimal 150—300 menit seminggu aktivitas intensitas sedang atau 75—150 menit aktivitas intensitas tinggi agar tubuh lebih efisien membuang racun dan tetap fit.