periskop.id – PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) resmi meluncurkan fitur investasi saham yang dilengkapi data dan analisis komprehensif. Terobosan ini dihadirkan khusus untuk menjawab kendala teknis serta minimnya panduan yang selama ini kerap dikeluhkan oleh investor ritel.

“Makmur melihat investor tidak cukup hanya diberi akses transaksi. Mereka juga membutuhkan insight, data, dan konteks. Karena itu, kami menghadirkan fitur-fitur yang relatif jarang ditemukan di aplikasi lain,” ujar Chief Investment Officer Makmur Stefanus Dennis Winarto dalam peluncuran bertajuk ‘Makmur Market On’ di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (26/1).

Dennis menilai selama ini banyak aplikasi investasi hanya berfokus pada fungsi dasar jual beli. Padahal, investor modern membutuhkan panduan jelas, transparansi data, serta alat bantu analisis agar keputusan yang diambil lebih rasional dan terukur.

Melalui fitur baru ini, pengguna aplikasi Makmur kini tidak hanya bisa bertransaksi saham, tetapi juga mengakses portofolio terkurasi. Daftar saham pilihan ini disusun oleh para ahli yang telah lolos seleksi ketat, mulai dari penasihat keuangan hingga mitra Manajer Investasi berpengalaman.

Kehadiran kurasi ahli tersebut bertujuan memberikan referensi strategi yang kredibel. Hal ini diharapkan dapat membantu investor ritel, khususnya pemula, memiliki arah investasi yang lebih jelas di tengah fluktuasi pasar.

Guna menunjang fleksibilitas transaksi, platform wealth tech ini menawarkan opsi Day Trading dan Regular Trading. Skema Day Trading memfasilitasi pembelian dan penjualan saham dalam satu hari perdagangan dengan mekanisme jual paksa (force sell) otomatis apabila saham masih tersimpan hingga akhir sesi.

“Sementara itu, regular trading memungkinkan investor melakukan transaksi saham untuk jangka waktu yang lebih panjang tanpa batasan waktu tertentu," tambah Dennis.

Fasilitas pembiayaan juga tersedia melalui fitur Trading Limit atau Buying Power. Fitur ini memungkinkan investor membeli saham melebihi modal tunai yang dimiliki, yang dikhususkan untuk saham-saham likuid tertentu sesuai regulasi yang berlaku.

Strategi transaksi pun makin sistematis berkat kehadiran fitur Advance Orders. Pengguna dapat memilih beragam tipe pesanan, mulai dari Market Order, Limit Order, Stop Market Order, Stop Limit Order, hingga Trailing Stop untuk mengelola risiko dan memaksimalkan peluang.

Durasi pesanan juga dapat diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan. Investor bisa memilih opsi Good for Day (GFD), Good till Canceled (GTC) yang aktif hingga pembatalan atau maksimal 30 hari, serta Good till Date (GTD) dengan masa berlaku hingga 90 hari kalender.

Analisis pasar makin tajam dengan fitur Order Book Analysis yang menyajikan antrean harga secara real-time. Fitur ini membantu investor memantau dinamika permintaan dan penawaran pasar secara lebih transparan.

Tak ketinggalan, fitur Broker Information mencakup ringkasan, arus dana (flow), hingga distribusi broker. Fitur ini memungkinkan investor membedah aktivitas transaksi broker dan memahami pergerakan pelaku pasar institusi.

Dennis menegaskan peluncuran ini mengukuhkan posisi Makmur sebagai platform wealth tech yang komprehensif. Perusahaan berkomitmen membekali investor dengan amunisi data dan analisis mumpuni untuk menghadapi dinamika pasar saham yang kian kompleks.