periskop.id - Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengungkapkan, prediksi lonjakan pengunjung di Ragunan bisa mencapai 80.000 orang. Lonjakan tersebut kemungkinan akan terjadi pada 1 Januari 2026, tepat Tahun Baru. 

“Prediksi tanggal 1 Januari 2026. Prediksinya 80.000 (orang) pas tanggal 1 Januari nanti,” kata Wahyudi Bambang, saat dikonfirmasi Periskop, Jumat (26/12). 

Wahyudi menyampaikan, pihaknya mengantisipasi lonjakan pengunjung tersebut dengan beberapa pelayanan. Pengelola Ragunan akan mengerahkan sebanyak 694 petugas untuk memberikan pelayanan kepada pengunjung. 

Selain itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Ragunan juga menurunkan beberapa gabungan personel pengamanan.

“Antara lain Polri sebanyak 60 personel, TNI 40 personel, Satpol PP 15 personel, Dinas Perhubungan 15 personel, serta Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran sebanyak 6 personel,” jelas dia. 

Sementara itu, dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan, pengelola Ragunan telah menyiapkan lebih dari 10 titik lokasi parkir di dalam kawasan. Pengaturan arus masuk dan keluar kendaraan juga disusun untuk meminimalkan terjadinya contra flow

“Selain itu, akan diterapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup dan pengalihan arus apabila terjadi stagnasi kendaraan,” lanjut dia.

Pengelola Ragunan pun mengimbau agar pengunjung lebih baik menggunakan transportasi umum untuk mengurangi kepadatan lalu lintas menuju kawasan ini. Transportasi yang bisa digunakan untuk menuju Ragunan mulai dari TransJakarta, Jaklingko, KRL, dan MRT. 

Di sisi lain, pengelola Ragunan juga telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kualitas pelayanan bagi para pengunjung selama liburan Nataru 2025.

“Kami telah melakukan koordinasi secara internal maupun eksternal guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru,” kata Endah Rumiyati, Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, dalam keterangan resminya, Jumat (26/12). 

Adapun, tema Natal dan Tahun Baru Ragunan tahun ini adalah “Selamatkan Satwa, Lestari Kehidupan Bumi”. Tema tersebut tidak hanya relevan dengan semangat Natal, tetapi juga sejalan sesuai komitmen konservasi satwa yang mengedepankan kelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan.

Ragunan juga menambah daya tarik selama libur Nataru tahun ini dengan menyiapkan atraksi satwa berupa kegiatan Feeding Animal, khusus Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini akan dipusatkan di beberapa lokasi, yaitu Pusat Primata Schmutzer, kandang jerapah, Harimau Sumatera, kudanil, Burung Pelikan, Gajah Sumatera, dan Buaya Muara.