banner-sheroes-yoga
Nasional

Gempa M5,3 Guncang Ruteng NTT, BMKG Ingatkan Susulan

Gempa bermagnitudo 5,3 mengguncang Ruteng, Manggarai, NTT, Senin pagi. BMKG mencatat belasan gempa susulan dan minta warga tetap waspada.

Ilustrasi Gempa Bumi
Ilustrasi Gempa Bumi. Image Generated with AI
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin (21/9) pagi. Guncangan terjadi pukul 08.41 WIT.

BMKG menyebutkan, gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, warga tetap diimbau waspada.

Titik gempa berada di koordinat 8.33 Lintang Selatan, 120.59 Bujur Timur, atau sekitar 34 kilometer Timur Laut Ruteng. Lembaga itu turut mengingatkan kemungkinan munculnya gempa susulan pascaguncangan utama.

"Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," demikian keterangan resmi BMKG di laman resminya, Senin (21/9).

Guncangan gempa dilaporkan paling terasa di sejumlah wilayah, yaitu Manggarai, Bajawa, dan Labuan Bajo. Ketiga wilayah itu merasakan getaran pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) III-IV.

Skala IV MMI menggambarkan getaran yang dirasakan oleh banyak orang, baik saat berada di dalam maupun di luar rumah. Level tersebut tergolong cukup signifikan meski masih di bawah kategori gempa merusak.

Pada intensitas tersebut, guncangan juga berpotensi memecahkan gerabah rumah tangga. Pintu dan jendela pun bisa berderik akibat getaran yang timbul.

Warga di tiga wilayah terdampak diminta tetap siaga meski BMKG memastikan gempa ini tidak memicu ancaman tsunami. Kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi gempa susulan yang sudah diingatkan lembaga tersebut.

Akun resmi BMKG di platform X mencatat sekitar 12 gempa susulan di wilayah Ruteng pascaguncangan utama. Jumlah tersebut menunjukkan aktivitas seismik di kawasan itu masih berlangsung.

Hingga saat ini, BMKG terus memantau perkembangan gempa susulan di wilayah Manggarai dan sekitarnya. Warga diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari lembaga tersebut demi keselamatan bersama.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gempa NTT, dan Gempa Bumi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.