periskop.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi meluncurkan fitur investasi Reksa Dana dalam aplikasi BRImo untuk memfasilitasi nasabah melakukan transaksi jual beli instrumen investasi ritel secara real-time dengan modal awal yang terjangkau.

“Fitur Reksa Dana di BRImo menjadi bagian dari penguatan kapabilitas digital BRI dalam memenuhi kebutuhan nasabah yang berkembang dinamis. Inisiatif tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan jangka panjang secara lebih inklusif,” kata Corporate Secretary BRI Dhanny dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (27/12).

Peluncuran fitur ini dilakukan di tengah tren kenaikan minat investasi nasabah perseroan. Data internal mencatat pertumbuhan jumlah investor Reksa Dana BRI mencapai 18,69% secara tahunan (year-on-year) hingga pekan pertama Desember 2025.

Peningkatan lebih tajam terjadi pada nilai dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM). BRI mencatat lonjakan AUM sebesar 96,56% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Melalui pembaruan ini, pengguna BRImo kini bisa memantau portofolio investasi mereka secara langsung di layar ponsel. Aplikasi juga menyediakan rekomendasi produk berdasarkan profil risiko masing-masing nasabah.

Salah satu poin utama yang ditawarkan adalah aksesibilitas harga. BRI menetapkan nominal investasi awal mulai dari Rp10.000 untuk produk berbasis Rupiah.

Sementara itu, untuk produk berdenominasi Dolar Amerika Serikat (USD), nasabah bisa mulai berinvestasi dengan modal USD 100.

Guna menyediakan variasi produk, BRI menggandeng enam Manajer Investasi (MI). Mitra tersebut meliputi BRI Manajemen Investasi, Bahana TCW, Trimegah, Schroder, Manulife, dan Ashmore.

Saat ini, sudah tersedia 38 produk Reksa Dana yang terintegrasi di dalam aplikasi. Pilihan instrumen mencakup pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham.

Dhanny memastikan seluruh produk yang ditawarkan telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini untuk menjamin keamanan dana nasabah di tengah maraknya tawaran investasi ilegal.

Langkah ini juga menegaskan upaya BRI menjadikan aplikasinya sebagai super apps yang lengkap. Nasabah tidak perlu lagi berpindah aplikasi untuk kebutuhan transaksi harian dan investasi.

“Pengembangan fitur Reksa Dana merupakan langkah strategis BRI dalam memperkuat BRImo sebagai lifestyle platform yang relevan bagi kebutuhan finansial masyarakat modern,” pungkas Dhanny.