Periskop.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dikenal sebagai salah satu pemain utama di sektor pertambangan Indonesia. Perusahaan yang berkantor pusat di Gedung Bakrie Tower, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan ini merupakan entitas yang berada di bawah kendali bersama Grup Bakrie dan Kelompok Usaha Salim. Entitas induk langsung Perusahaan adalah PT Bakrie Capital Indonesia.

Menurut laporan per 30 Juni 2025, Grup BUMI mempekerjakan sebanyak 1.444 orang karyawan. Sebagai raksasa di sektor sumber daya, BUMI menguasai berbagai lokasi pertambangan, baik yang masih dalam tahap eksplorasi maupun yang sudah siap eksploitasi.

Area Eksplorasi

Area eksplorasi merujuk pada lokasi penambangan Grup yang telah memperoleh Izin Usaha Penambangan (IUP) tetapi masih dalam proses mendapatkan cadangan terbukti. BUMI memiliki dua lokasi eksplorasi utama dengan investasi besar, meliputi:

NoNama LokasiNama Pemilik IzinTanggal Perolehan IzinJatuh TempoKepemilikanBiaya Eksplorasi Neto (US$) hingga 30 Juni 2025
1Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera SelatanPT MBH Minera Resources20 Juli 201120 Juli 2026100%US$81,99 juta
2Linge, AcehPT Linge Mineral Resources2 Mei 201725 Februari 202661%US$131,04 juta

Area Eksploitasi

Area Eksploitasi adalah lokasi penambangan Grup yang telah memperoleh IUP, mendapatkan pernyataan cadangan terbukti, dan siap untuk ditambang. BUMI menguasai 10 lokasi eksploitasi, tersebar di Kalimantan, Sumatera, hingga Sulawesi, yang meliputi:

NoNama LokasiNama Pemilik IzinJatuh Tempo IzinKepemilikanTotal Cadangan Terbukti (Juta Ton)Sisa Cadangan Terbukti
1Senakin, Kalimantan SelatanPT Arutmin Indonesia1 November 203090%122,406,08 juta ton
2Satui, Kalimantan SelatanPT Arutmin Indonesia1 November 203090%135,9423,10 juta ton
3Mulia/Asam-Asam, Kalimantan SelatanPT Arutmin Indonesia1 November 203090%347,7976,42 juta ton
4Batulicin, Kalimantan SelatanPT Arutmin Indonesia1 November 203090%24,260
5Sarongga, Kalimantan SelatanPT Arutmin Indonesia1 November 203090%209,23146,42 juta ton
6Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera SelatanPT MBH Minera Resources20 Juli 2026100%62,1162,11 juta ton
7Muara Enim, Sumatera SelatanPT Pendopo Energi Batubara4 Mei 2039100%1.430,00*1,43 miliar ton*
8Poboya, Sulawesi TengahPT Citra Palu Minerals30 Desember 205022,49%34,0034 juta ton
9Gorontalo, GorontaloPT Gorontalo Minerals31 Desember 205216,08%105,40105,40 juta ton
10Dairi, Sumatera UtaraPT Dairi Prima Minerals29 Desember 20479%11,1011,10 juta ton

Berdasarkan data tersebut, lokasi Muara Enim mencatatkan sisa cadangan terbukti terbesar, mencapai sekitar 1,43 miliar ton batubara. Sementara itu, lokasi Batulicin menjadi satu-satunya lokasi Arutmin yang telah habis cadangan terbuktinya, dengan akumulasi total produksi 24,26 juta ton.

Total sisa cadangan dari semua lokasi yang terdata, khususnya batubara di Muara Enim, menunjukkan bahwa BUMI masih memiliki cadangan energi fosil yang sangat masif untuk puluhan tahun mendatang.