periskop.id - PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) mencatat lonjakan Assets Under Management (AUM) yang signifikan, dari Rp4,24 triliun per Desember 2024 menjadi Rp9,92 triliun atau tumbuh sebesar 134% pada Desember 2025.
Selain itu, AUM Perseroan juga melonjak ke level 1.259% sejak 2019 yang menjadi bukti kuatnya kepercayaan investor terhadap inovasi dan manajemen perusahaan.
Presiden Direktur KIM Indonesia Arfan F.Karniody menilai lonjakan ini bukan sekadar hasil rebranding semata, melainkan buah dari dukungan sistematis dan kuat dari induk perusahaan, yang menjadi pondasi utama pertumbuhan pesat perusahaan.
“Perubahan sejati lahir dari kepercayaan. Dukungan dari induk perusahaan memungkinkan kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi yang relevan bagi investor,” kata Arfan dalam konferensi pers di MainHall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1).
Memasuki 2026, Arfan mengungkapkan KIM Indonesia akan meluncurkan sejumlah produk baru yang diklaim akan menjadi senjata utama perusahaan. Meskipun detailnya masih dirahasiakan, strategi ini menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada pengembangan produk yang sudah ada, tetapi juga pada inovasi disruptif yang berpotensi mengguncang pasar modal Indonesia.
“Kepercayaan investor adalah energi penggerak kami. Kami percaya, kombinasi pengembangan produk unggulan dan inovasi disruptif akan mendorong kemajuan industri pasar modal nasional,” sambung Arfan.
Langkah strategis ini sekaligus mempertegas ambisi KIM Indonesia untuk menjadi pionir perubahan dan inovasi, melanjutkan tonggak sejarah perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan nama PT KISI Asset Management (KISI AM).
"Dengan pijakan kuat dan visi jangka panjang, perusahaan menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperluas penetrasi di pasar modal domestik," pungkasnya.
PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) sebelumnya dikenal dengan nama PT KISI Asset Management (KISI AM). Transformasi ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk menghadirkan wajah baru sekaligus memperkuat posisi di industri manajemen investasi.
KIM Indonesia merupakan bagian dari Korea Investment Holdings, perusahaan induk keuangan non-bank pertama di Korea Selatan, yang memiliki fokus luas di sektor investasi, mulai dari sekuritas, manajer investasi, modal ventura, hingga real estate. Dukungan dari induk perusahaan ini menjadi salah satu pilar utama yang memungkinkan KIM Indonesia melakukan ekspansi dan inovasi produk secara agresif.
Dengan identitas baru, KIM Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyediakan solusi investasi di berbagai kelas aset, mengedepankan layanan profesional, dan menerapkan strategi berkelanjutan. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi perusahaan di pasar domestik, tetapi juga menghadirkan standar baru dalam industri manajemen aset Indonesia.
Tinggalkan Komentar
Komentar