periskop.id - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada pertengahan Februari 2026. Jika tak ada aral melintang, rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPSLB ini akan membahas dua mata acara utama yang dinilai strategis bagi keberlangsungan dan tata kelola perusahaan.

"Mata acara pertama berkaitan dengan rencana perubahan susunan Dewan Direksi, sementara mata acara kedua menyangkut pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengaturan Dana Pensiun Unilever," tulis Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk Padwestiana Kristanti, Jumat (23/1).

Pada agenda perubahan direksi, manajemen menjelaskan dua anggota Direksi Unilever Indonesia yakni Enny Hartati dan Vandana Suri telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Sehubungan dengan hal tersebut, manajemen akan meminta persetujuan para pemegang saham atas pengunduran diri kedua direktur tersebut sekaligus mengusulkan pengangkatan Nurdiana Darus sebagai Direktur baru.

Perubahan komposisi direksi ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan struktur manajemen, guna mendukung strategi bisnis serta keberlanjutan kinerja Unilever Indonesia ke depan. Dalam keterangannya, manajemen juga menegaskan tidak ada pengiriman undangan khusus kepada para pemegang saham.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi dan transparansi, seluruh materi mata acara RUPSLB telah disediakan oleh perseroan. Materi tersebut meliputi resume atau profil singkat calon direktur yang akan diusulkan pengangkatannya, tata tertib rapat, serta berbagai dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan penyelenggaraan rapat.

Seluruh dokumen tersebut dapat diakses dan diunduh oleh para pemegang saham melalui situs web resmi Unilever Indonesia pada kanal informasi pemegang saham, serta melalui platform eASY.KSEI, dan akan tersedia hingga hari pelaksanaan RUPSLB.

Manajemen menegaskan dengan agenda yang menyangkut perubahan jajaran manajemen serta pengaturan dana pensiun, RUPSLB ini menjadi agenda penting bagi para pemegang saham untuk menentukan arah kebijakan dan tata kelola Unilever Indonesia di masa mendatang.