periskop.id - Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump meresmikan pembentukan Board of Peace (BoP) sebagai organisasi internasional baru dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri para kepala negara dan perwakilan pemerintahan dari berbagai kawasan dunia.
Dalam sambutannya, Trump menyebut peresmian Board of Peace sebagai momen penting yang menandai lahirnya sebuah kekuatan baru dalam tata kelola perdamaian global. Ia mengatakan banyak negara menunjukkan ketertarikan untuk bergabung sejak tahap awal pembentukan lembaga tersebut.
“Hari ini adalah hari yang sangat menarik. Ini perjalanan yang panjang, dan banyak negara baru saja menerima mandat mereka. Semua orang ingin menjadi bagian dari Board of Peace,” ujar Trump saat menyampaikan sambutannya di Davos, Swiss, dikutip Jumat (23/1).
Trump menambahkan, Board of Peace akan bekerja sama dengan berbagai negara, termasuk sekutu Amerika Serikat, untuk mendorong stabilitas dan keamanan internasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para delegasi yang hadir dalam pertemuan tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah datang. Pertemuan ini sangat berhasil,” katanya.
Menurut Trump, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh para pemimpin bisnis global. Ia menilai kehadiran tokoh-tokoh dunia usaha menjadi sinyal kuat dukungan internasional terhadap inisiatif Board of Peace.
“Kami bertemu dengan banyak pemimpin bisnis terbaik, terbesar, dan paling berhasil di dunia,” ucap Trump.
Peresmian Board of Peace ditandai dengan penandatanganan piagam pendirian. Trump secara khusus mengundang Sheikh Issa dari Bahrain serta perwakilan Pemerintah Maroko untuk bergabung dalam penandatanganan awal piagam tersebut.
“Dengan penandatanganan ini, Board of Peace kini menjadi kekuatan penuh dan organisasi internasional yang resmi,” kata Trump.
Upacara penandatanganan kemudian dilanjutkan oleh sejumlah negara, antara lain Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bulgaria, Hungaria, dan Indonesia. Selanjutnya, piagam juga ditandatangani oleh Yordania dan Kazakhstan.
Setelah seluruh negara menandatangani piagam, Trump bersama para anggota Board of Peace melanjutkan dengan penandatanganan resolusi inaugurasi. Resolusi tersebut disebut akan menyelesaikan mandat Keamanan Gaza sesuai dengan Resolusi Keamanan TN-2803.
Dengan penandatanganan resolusi inaugurasi itu, Trump secara resmi menutup rangkaian pembentukan Board of Peace sebagai organisasi internasional baru di tengah dinamika geopolitik global.
Tinggalkan Komentar
Komentar