"

Periskop.id - Pembayaran dividen tunai jadi salah satu informasi yang paling dicari investor menjelang akhir pekan. Hari ini, Jumat (31/7/2026), sebanyak 10 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencairkan dividen kepada para pemegang saham.

\n\n

Berdasarkan kalender resmi BEI, kesepuluh emiten tersebut mencakup sektor ritel, otomotif, tambang, properti, hingga telekomunikasi. Nominal dividen yang dibagikan pun bervariasi, mulai dari puluhan rupiah per saham hingga triliunan rupiah secara total.

\n\n

Emiten Apa Saja yang Bagikan Dividen Hari Ini?

\n\n

Daftar emiten yang mencairkan dividen tunai hari ini yakni PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), dan PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA).

\n\n

Selain itu ada PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Multi Indocitra Tbk (MICE), serta PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL).

\n\n

Berapa Nominal Dividen Masing-Masing Emiten?

\n\n

1. ERAA menetapkan dividen tunai Rp25 per saham untuk tahun buku 2025, dengan total nilai mencapai Rp389,61 miliar.

\n\n

2. IMJS membagikan Rp3,797 miliar untuk 10.849.262.500 saham perseroan, setara Rp0,35 per saham.

\n\n

3. DEWA mencairkan dividen tunai senilai Rp58.572.960.555 atau setara Rp1,5 per saham.

\n\n

4. IMAS menyebar dividen minimalis Rp4 per saham untuk tahun buku 2025, dengan total nilai Rp15,97 miliar.

\n\n

5. GPRA membagikan dividen tunai Rp4,28 miliar atau Rp1 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp83,97 miliar.

\n\n

6. WIFI menyalurkan dividen tunai Rp10,62 miliar untuk tahun buku 2025, setara Rp2 per saham.

\n\n

7. PBSA menetapkan dividen tunai Rp179,09 miliar atau ekuivalen Rp60 per saham untuk tahun buku 2025.

\n\n

8. NCKL membagikan dividen dengan total nilai Rp2,68 triliun, setara Rp42,64 per saham.

\n\n

9. MICE mencairkan dividen tunai Rp6 miliar untuk tahun buku 2025, setara 13,8% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp43,61 miliar.

\n\n

10. MTEL menyebar dividen tunai Rp2,08 triliun atau setara Rp25,65 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara sekitar 98% dari laba bersih 2025 perseroan yang tercatat Rp2,12 triliun.

\n\n

Kenapa Jadwal Dividen Penting Diketahui Investor?

\n\n

Mengetahui jadwal pencairan dividen membantu investor memperkirakan arus kas dari portofolio saham yang dimiliki. Nominal dividen per saham juga jadi acuan menghitung dividend yield sebuah emiten.

\n\n

Investor disarankan mengecek kalender resmi BEI secara berkala untuk memastikan jadwal cum date dan tanggal pembayaran tidak terlewat.

"