periskop.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan kunjungan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5), di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih mengalami dinamika.

Kunjungan tersebut berlangsung di Gedung BEI yang berada di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD). Dasco hadir bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria.

Rombongan tiba sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju lantai 6 untuk melakukan pertemuan dengan pihak BEI. Namun, belum ada keterangan resmi yang disampaikan terkait tujuan spesifik kunjungan tersebut.

Di sisi lain, pergerakan pasar saham domestik masih dibayangi ketidakpastian. IHSG berbalik arah setelah sempat menguat di awal perdagangan dan ditutup melemah tajam pada sesi I, Selasa (19/5). IHSG turun 3,08% atau 203 poin ke level 6.396.

Dari faktor domestik, tekanan terhadap nilai tukar rupiah turut memicu spekulasi bahwa Bank Indonesia (BI) berpotensi menaikkan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 18–19 Mei 2026. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap wait and see.

Dalam kunjungannya, Dasco menekankan pentingnya peran BEI dalam menjaga kepercayaan investor, khususnya investor domestik. Ia mendorong adanya kebijakan yang mampu menciptakan rasa aman bagi pelaku pasar.

"Kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat," kata Dasco, melansir Antara, Selasa (19/5). 

Ia juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan pihak BEI terkait upaya mendorong pertumbuhan investor ritel agar terus berkembang. Selain itu, menurutnya, penguatan juga perlu diarahkan untuk menarik minat investor global agar lebih aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Dasco menilai tren peningkatan jumlah investor ritel sejauh ini berjalan positif dan didukung oleh fundamental pasar yang semakin kuat. Ia berharap perkembangan tersebut dapat menunjukkan hasil yang lebih nyata pada akhir Mei 2026.

Dasco juga menyampaikan apresiasi kepada BEI dan OJK atas upaya yang telah dilakukan dalam menjaga stabilitas pasar di tengah tekanan global.

"Semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan membuahkan hasil," kata dia.