Periskop.id — Enam hari setelah merayakan ulang tahun ke-19, Lamine Yamal berdiri di podium tertinggi sepak bola dunia. Bintang muda Barcelona itu masuk dalam daftar elite pemain termuda yang pernah menjuarai Piala Dunia setelah membantu Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026.
Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan Spanyol meraih gelar dunia kedua di New York New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Kemenangan tersebut membuat Yamal menjadi juara dunia pada usia 19 tahun 6 hari, sama persis dengan usia Coutinho ketika Brasil menjuarai Piala Dunia 1962.
Meski masuk lima besar, Yamal belum mampu menggusur Pele. Legenda Brasil itu tetap memegang rekor pemain termuda yang pernah menjadi juara dunia, yakni pada usia 17 tahun 249 hari ketika membawa negaranya mengalahkan Swedia 5-2 dalam final Piala Dunia 1958.
Yamal Masuk Lima Besar Bersama Coutinho
Dalam daftar FIFA, Yamal menempati peringkat keempat bersama Coutinho. Pemain Brasil tersebut memang menjadi bagian dari skuad juara 1962, tetapi tidak mencatatkan penampilan pada turnamen karena mengalami cedera.
Situasi itu berbeda dengan Yamal. Pemain sayap Spanyol tersebut tampil sebagai bagian penting dalam perjalanan La Roja menuju gelar, termasuk menjadi salah satu sumber kreativitas utama tim asuhan Luis de la Fuente.
Yamal juga bermain sejak awal pada laga final. Ia beberapa kali menguji Emiliano Martinez, termasuk melalui peluang pada menit kelima dan tendangan bebas menjelang berakhirnya waktu normal. Spanyol akhirnya menang setelah menguasai pertandingan dan menghasilkan 20 percobaan pertama dalam laga sebelum Argentina menciptakan tembakan pertamanya.
Mentalitas Yamal sepanjang turnamen sempat tergambar menjelang semifinal melawan Prancis. Meski saat itu baru berusia 19 tahun, ia menegaskan tidak merasa terbebani oleh besarnya panggung Piala Dunia.
“Kami tahu bagaimana menghadapi kesulitan. Soal tekanan, saya tidak merasakannya,” kata Yamal.
Enam hari setelah ulang tahunnya, tekanan itu berakhir dengan medali juara dunia.
Pau Cubarsi Juga Masuk Daftar Elite
Yamal bukan satu-satunya pemain remaja Spanyol yang masuk daftar tersebut. Pau Cubarsi menjadi juara dunia pada usia 19 tahun 178 hari dan menempati peringkat ketujuh, tepat di atas Kylian Mbappe.
Bek Barcelona itu menjadi bagian penting dari pertahanan Spanyol yang hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan. Cubarsi juga tampil dalam final dan terlibat dalam salah satu momen menentukan ketika pelanggaran keras Enzo Fernandez membuat gelandang Argentina tersebut menerima kartu kuning kedua pada akhir waktu normal.
Masuknya Yamal dan Cubarsi membuat jumlah pemain yang pernah menjadi juara Piala Dunia sebelum menginjak usia 20 tahun bertambah menjadi 10 orang. Mereka bergabung dengan nama-nama seperti Pele, Ronaldo Nazario, Giuseppe Bergomi, Coutinho, Marco Antonio, Kylian Mbappe, Mazzola, dan Ruben Moran.
Pele Bukan Sekadar Penumpang Skuad
Pele memegang rekor dengan cara yang sulit disamai. Ia bukan sekadar pemain muda yang masuk daftar skuad Brasil pada 1958, tetapi tampil sebagai tokoh utama pada fase gugur.
Pele mencetak gol kemenangan atas Wales di perempat final, membuat hattrick saat Brasil mengalahkan Prancis 5-2 pada semifinal, kemudian menyumbangkan dua gol ke gawang Swedia pada partai puncak. Ia tercatat sebagai pemain sekaligus pencetak gol termuda dalam sejarah final Piala Dunia.
Ronaldo Nazario berada di posisi kedua dengan usia 17 tahun 298 hari saat Brasil menjadi juara pada 1994. Namun, Ronaldo tidak dimainkan sepanjang turnamen di Amerika Serikat. Ia baru berperan besar dalam gelar Brasil berikutnya pada 2002.
Giuseppe Bergomi berada di urutan ketiga. Bek Italia itu berusia 18 tahun 174 hari ketika negaranya menjuarai Piala Dunia 1982. Berbeda dari Ronaldo, Bergomi mendapat peran besar dan tampil menghadapi Brasil, Polandia, serta Jerman Barat pada final.
Daftar FIFA menghitung usia seluruh anggota skuad juara pada hari pertandingan final. Karena itu, peringkat tersebut mencakup pemain utama maupun pemain yang tidak memperoleh menit bermain selama turnamen.
Mbappe Kini Turun ke Posisi Delapan
Sebelum Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe termasuk salah satu nama termuda dalam daftar. Ia menjadi juara dunia pada usia 19 tahun 207 hari ketika Prancis menundukkan Kroasia 4-2 dalam final 2018.
Mbappe bahkan mencetak gol pada pertandingan tersebut dan menjadi remaja kedua setelah Pele yang membobol gawang lawan dalam final Piala Dunia. Namun, masuknya Yamal dan Cubarsi membuat penyerang Prancis itu turun ke peringkat kedelapan.
Yamal kini unggul 201 hari atas Mbappe dalam daftar pemain termuda yang menjadi juara dunia. Namun, ia masih terpaut lebih dari satu tahun enam bulan dari rekor Pele.
Daftar 20 Pemain Termuda yang Menjadi Juara Piala Dunia
| Peringkat | Pemain | Usia saat juara |
|---|---|---|
| 1 | Pele | 17 tahun 249 hari |
| 2 | Ronaldo Nazario | 17 tahun 298 hari |
| 3 | Giuseppe Bergomi | 18 tahun 174 hari |
| 4 | Coutinho | 19 tahun 6 hari |
| 4 | Lamine Yamal | 19 tahun 6 hari |
| 6 | Marco Antonio | 19 tahun 135 hari |
| 7 | Pau Cubarsi | 19 tahun 178 hari |
| 8 | Kylian Mbappe | 19 tahun 207 hari |
| 9 | Mazzola | 19 tahun 309 hari |
| 10 | Ruben Moran | 19 tahun 344 hari |
| 11 | Felice Borel | 20 tahun 66 hari |
| 12 | Kaka | 20 tahun 69 hari |
| 13 | Matthias Ginter | 20 tahun 175 hari |
| 14 | Luis Islas | 20 tahun 189 hari |
| 15 | Clodoaldo | 20 tahun 268 hari |
| 16 | David Trezeguet | 20 tahun 270 hari |
| 17 | Julian Draxler | 20 tahun 296 hari |
| 18 | Edu | 20 tahun 319 hari |
| 19 | Thierry Henry | 20 tahun 329 hari |
| 20 | Uli Biesinger | 20 tahun 332 hari |
Daftar tersebut menunjukkan menjadi juara pada usia muda tidak selalu berarti memiliki peran yang sama. Ronaldo dan Coutinho meraih medali tanpa tampil, sedangkan Pele, Bergomi, Mbappe, Yamal, dan Cubarsi turun langsung dalam perjalanan timnya menuju gelar.
Bagi Yamal, gelar di Amerika Utara melengkapi periode awal karier yang luar biasa. Ia sudah menjadi juara Eropa dan dunia sebelum menginjak usia 20 tahun. Namun, untuk urusan pemain termuda yang pernah mengangkat Piala Dunia, mahkota itu masih aman di tangan Pele.
Meta description: Lamine Yamal menjadi juara Piala Dunia 2026 pada usia 19 tahun 6 hari. Ia masuk lima besar pemain termuda, tetapi rekor Pele belum terpecahkan.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar